Kwarda Riau ikuti Rakernas Gerakan Pramuka 2022

Tidak ada komentar
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso saat memberikan arahan sekaligus membuka Rakernas Gerakan Pramuka tahun 2022 di Gedung Sarbini TRW Cibubur, Jakarta, 30/3/2022




Kwardariau.or.id, Jakarta — Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka yang berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur pada 30-31 Maret 2022. Rakernas diikuti secara daring dan luring oleh pengurus Kwarnas dan utusan Kwarda se-Indonesia.

Peserta Rakernas dari Kwarda Riau yang mengikuti secara luring adalah Wakil Ketua Kwarda bidang pembinaan anggota muda Kak Jon Haril, Wakil Ketua bidang pengabdian masyarakat, penanggulangan bencana dan lingkungan hidup Kak Joko Pujiono dan Sekretaris Kak Indra Irianto sedangkan yang mengikuti daring adalah Ketua Kwarda Kak Kasiarudin, Wakil Ketua bidang pembinaan anggota dewasa Kak Mahadar, Wakil Ketua bidang Keuangan, Usaha dan Aset Kak Yuyun Hidayat, Kepala Pusdiklatda Riau Kak Sarifuddin, Kepala Puslitbangda Kak M. Ikhsan, Kepala Pusinfo Kak Jeffri Hunter dan Bendahara DKD Riau Raka Teguh Pratama. 


Peserta Rakernas Gerakan Pramuka dari Kwarda Riau



Tema rapat adalah ‘Mengabdi Tanpa Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa’.  Ini juga menjadi tema untuk berbagai kegiatan kepramukaan di tahun 2022. Pada kesempatan ini juga dilaunching logo dan maskot Jambore Nasional XI tahun 2022.

“Kita harus bertekad bulat untuk mengabdi tanpa batas dalam membangun generasi muda yang tangguh dan pada gilirannya dapat dengan tangguh pula memimpin bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ketua Kwarnas Pramuka Kak Budi Waseso menjelaskan pemilihan tema Rakernas dalam sambutannya saat membuka Rakernas Gerakan Pramuka, Rabu (30/03/2022).

Ketua Kwarnas Kak Budi Waseso mengatakan bahwa saat ini merupakan 110 tahun masuknya gerakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Awalnya, gerakan ini baru diikuti oleh anak-anak bangsa asing (khususnya bangsa Belanda). Memang, tahun 1912,  Joh. P. Smits, pegawai Jawatan Meteorologi Batavia (Jakarta) mengajak sejumlah anak-anak pegawai Jawatan Meteorologi untuk berlatih kepanduan. 

Baru pada tahun 1916 anak-anak pribumi  mengikuti latihan kepanduan dan kemudian membentuk organisasi. Sejak itu kepanduan di Hindia Belanda dan Indonesia terus berkembang. Hingga saat ini ada sekitar 20 juta Pramuka di Tanah Air. 

“Kita tentu harus berusaha untuk terus menjaga agar gerakan ini tetap diminati dan bermanfaat bagi kaum muda, generasi penerus yang nantinya akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa  di segala bidang,” kata Kak Budi Waseso.

Rapat selama dua hari dengan menerapkan Protokol Kesehatan ini membahas Program Kerja 2022 dan sejumlah kegiatan kepramukaan tingkat  nasional. Antara lain Jambore Nasional di Cibubur; Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara di Sumatera Selatan; Peran Saka di Bangka Belitung; dan Kemah Bela Negara di Bengkulu.

Peserta Rakernas akan mendapat masukan dari pejabat di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Dikti; Kementrian Dalam Negeri; Kementrian Agama; Kementerian Kesehatan; BNPB.  Rakernas juga diikuti utusan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Nasional dan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Daerah.  Sebelum Rakernas, diselenggarakan Rapat Paripurna Andalan Nasional.


Dalam Sidang Pleno I, peserta dibagi dalam sidang kelompok yang membahas berbagai hal yakni koordinasi dan konsolidasi Pimpinan Kwartir, Jambore Nasional, Kesakaan dan Bela Negara, Pengorganisasiaan Kwartir, Binawasa dan Pusdiklat, Abdimas dan Humasinfo. Hasil pembahasan dirumuskan dalam sidang kelompok dan disampaikan rekomendasi hasil perumusan.  


______

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi
Kepala Pusinfo Kwarnas 
Kak Guritno [0818-802-452]


Penulis : Kak Irwan Yuliadi

Tidak ada komentar

Posting Komentar