BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Fokus Lomba Tingkat Pramuka

Lomba Tingkat
Tampilkan postingan dengan label Satuan Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Satuan Karya. Tampilkan semua postingan

Kwarcab Kota Pekanbaru Lantik Pengurus Saka Wanabakti, Siap Cetak Generasi Pelestari Hutan

 

Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Kak Zarman Chandra, S.STP., M.Si memasangkan tanda jabatan kepada Ketua Mabisaka Wanabakti Tingkat Cabang Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 Kak Slamet Supriyadi, S.Pd., M.Sc

Kwardariaun.or.id, Pekanbaru – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru resmi melantik Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka), Pimpinan Saka (Pimsaka) Wanabakti Tingkat Cabang Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030, Pamong dan Instruktur Saka Wanabakti masa bakti 2026-2029, serta Majelis Pembimbing dan Pimpinan Pangkalan Saka Wanabakti SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru masa bakti 2026-2028, Kamis (16/7/2026).


Pelantikan yang diwakili Wakil Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru Bidang Abdimasgana dan Lingkungan Hidup, Kak Zarman Candra menyampaikan bahwa hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan Saka Wanabakti sekaligus mempertegas perannya dalam membina generasi muda yang peduli terhadap pelestarian hutan.


Ketua Mabisaka Wanabakti Tingkat Cabang Kota Pekanbaru, Kak Slamet Supriyadi, mengatakan pelantikan ini menjadi awal pengabdian bagi seluruh pengurus baru. Setelah prosesi pelantikan, seluruh jajaran langsung mengikuti orientasi sebagai bekal menjalankan roda organisasi.


"Terima kasih kepada seluruh kakak-kakak yang telah membantu suksesnya pelantikan ini. Semoga orientasi yang dilaksanakan dapat diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga seluruh pengurus mampu menjalankan amanah organisasi secara maksimal," ujarnya.


Dalam arahannya, Kak Zarman Candra menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan Saka Wanabakti hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh unsur organisasi, mulai dari Majelis Pembimbing, Pimpinan Saka, Pamong, hingga Instruktur.


Menurutnya, Majelis Pembimbing memiliki fungsi strategis dalam memberikan arahan, dukungan, serta memastikan keberlanjutan penyelenggaraan Saka melalui penyediaan anggaran, fasilitas, hingga sanggar bakti. Sementara Pimpinan Saka bertanggung jawab mengelola organisasi serta membangun dukungan dari berbagai pihak.


"Kita harus memperkuat kolaborasi, tidak hanya di internal Gerakan Pramuka, tetapi juga dengan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dunia usaha, dunia industri, dan seluruh mitra yang memiliki perhatian terhadap pelestarian hutan dan lingkungan," kata Kak Zarman.


Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional, mulai dari administrasi, pendidikan dan pelatihan, penyusunan program kerja, hingga pengelolaan sarana dan prasarana.


Selain itu, Kak Zarman mendorong agar rekrutmen anggota Saka Wanabakti dibuka seluas-luasnya bagi Pramuka Penegak dan Pandega yang berasal dari SMA, SMK, MA maupun perguruan tinggi di Kota Pekanbaru.


"Keikutsertaan dalam Saka juga menjadi salah satu syarat menuju Pramuka Garuda. Karena itu mari kita hidupkan kembali Saka Wanabakti agar semakin diminati generasi muda," pesannya.


Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan Kementerian Kehutanan yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional, Kak Luckmi Purwandari, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun generasi pelestari hutan Indonesia.


"Hari ini kita tidak hanya menyaksikan sebuah prosesi formal. Pelantikan ini menandai lahirnya komitmen baru, amanah baru, sekaligus tanggung jawab kolektif untuk memperkuat peran Saka Wanabakti sebagai garda terdepan pelestarian hutan Indonesia," ujarnya.


Menurut Kak Luckmi, orientasi yang dilaksanakan setelah pelantikan menjadi tahapan penting agar seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan Gerakan Pramuka, tata kelola organisasi, serta peran strategis Saka Wanabakti dalam mendukung pembangunan kehutanan nasional.


Ia mengingatkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, kebakaran hutan dan lahan, hingga meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam.


"Tantangan tersebut tidak mungkin hanya dijawab pemerintah. Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda yang akan menjadi penerus pengelolaan hutan Indonesia," katanya.


Karena itu, Saka Wanabakti dinilai memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, kepedulian lingkungan, sekaligus pengabdian kepada masyarakat.


Kak Luckmi meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia juga mendorong penguatan pendidikan dan pelatihan berbasis Krida Saka Wanabakti agar anggota memiliki keterampilan praktis di bidang kehutanan.


Selain itu, ia mengajak pengurus memperluas sinergi dengan Kwartir Gerakan Pramuka, Balai P2SDM Wilayah II Pekanbaru, SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, UPT Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran dan pengembangan jejaring.


"Jadikan setiap kegiatan Saka Wanabakti sebagai ruang pembentukan karakter yang menanamkan integritas, disiplin, gotong royong, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pelestarian hutan," tegasnya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, Balai P2SDM Wilayah II Pekanbaru, Kwarcab Kota Pekanbaru, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi memperkuat kelembagaan Saka Wanabakti.


Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam membangun model pembinaan generasi muda kehutanan yang mengintegrasikan pendidikan vokasi, Gerakan Pramuka, dan program pengembangan generasi pelestari hutan.


"Kami berharap praktik baik yang dimulai di Pekanbaru ini dapat menjadi contoh dan direplikasi di berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.


Menutup arahannya, Kak Luckmi mengajak seluruh pengurus baru membangun organisasi yang solid, memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta menghadirkan Saka Wanabakti sebagai rumah pembinaan yang mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, mencintai hutan, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kehutanan Indonesia.


"Selamat bertugas dan selamat mengabdi. Mari bersama-sama menjaga kelestarian hutan Indonesia demi anak cucu kita dan masa depan bangsa," pungkasnya.


Penulis : Kak Rasid Ahmad (Humas Kwarcab Kota Pekanbaru)


Sambutan Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru diwakili Wakil Ketua bidang Abdimasgana LH Kak Zarman Chandra S.STP., M.Si

Sambutan Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan Kementerian Kehutanan selaku Sekretaris Umum Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional Kak Luckmi Purwandari, ST., M.Sc


Kwarda Pramuka Riau Ikuti Rakor Bawaslu RI Perkuat Peran Pengawasan Partisipatif Pemilu

 


Kwardariau.or.id, Jakarta — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau mengirimkan perwakilan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia.


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif pemilu melalui Pendidikan Pengawasan Partisipatif dengan mengusung tema “Peran Serta Gerakan Pramuka dalam Partisipasi Pengawasan Pemilu.”


Dalam Rakor tersebut, Kwarda Riau diwakili oleh Wakil Ketua Kwarda Riau Bidang Pembinaan Anggota Dewasa, Kak Anshari Kadir.


Rakor dibuka secara resmi pada Senin, 15 Desember 2025, dan berlangsung hingga Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat.


Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas Pelatih dan Pembina Pramuka sebagai ujung tombak diseminasi program ke Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang, khususnya dalam penyiapan Pamong Saka dan Instruktur Saka Adhyasta Pemilu.


Pembukaan Rakor dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Kak Rahmat Bagja, yang dilanjutkan dengan paparan identifikasi serta penyusunan rencana kegiatan Pramuka dan Saka Adhyasta Pemilu oleh Bawaslu bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.


Dalam sambutannya, Kak Rahmat Bagja menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan organisasi yang netral dari pengaruh partai politik dan politik praktis, sejalan dengan prinsip Bawaslu yang independen dan bebas dari kepentingan politik mana pun.


“Kesamaan visi dan misi inilah yang menjadi dasar kerja sama kami dengan Gerakan Pramuka, khususnya dalam memberikan pendidikan bagi pemilih pemula,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa Saka Adhyasta Pemilu menyasar pemilih pemula, terutama Pramuka usia Penegak, yang diproyeksikan akan menjadi pemilih pada satu hingga dua pemilu mendatang. Pendidikan politik sejak dini diharapkan mampu membangun kesadaran politik yang berkelanjutan.


“Saka Adhyasta Pemilu tidak mengajarkan politik praktis. Ini adalah pendidikan politik adiluhung, yang menanamkan nilai memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak dan integritas, bukan politik uang,” tegasnya.


Pada hari kedua, Selasa (16/12/2025), kegiatan diisi dengan berbagai materi, antara lain Fundamental Kepramukaan, Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, Kapita Selekta Satuan Karya Pramuka, simulasi latihan di Pangkalan Saka, serta diskusi reflektif.


Sementara itu, pada hari ketiga, peserta akan menerima paparan mengenai peran generasi muda dalam pengawasan partisipatif pemilu, yang kemudian dilanjutkan dengan penyusunan kesimpulan serta rencana tindak lanjut sebelum kegiatan resmi ditutup.


Sebagai informasi, Saka Adhyasta Pemilu merupakan Satuan Karya Pramuka yang berfokus pada pengawasan pemilu. Program ini lahir sejak 2018 sebagai bagian dari semangat pengawasan partisipatif yang digagas Bawaslu untuk melibatkan generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam mengawal proses demokrasi, mencegah pelanggaran pemilu, serta mengedukasi pemilih pemula.


Partisipasi politik merupakan inti dari demokrasi. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas. Dalam konteks tersebut, pemuda menjadi kelompok strategis, dan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda dinilai memiliki modal kuat untuk berkontribusi aktif, berkat karakter nonpartisan serta soliditas organisasi yang kokoh dalam mengawal demokrasi elektoral.


Penulis: Kak Rasid Ahmad







Pelepasan Kontingen Riau ke Perkemahan Antar Satuan Karya Nasional 2025

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Perkemahan Antar Satuan Karya (Peransaka) Nasional Tahun 2025 yang akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 9 November 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Provinsi Gorontalo.


Acara pelepasan dilaksanakan di Aula Kantor Kwarda Riau Jl. Diponegoro 15 Pekanbaru pada Kamis (30/10/2025) dengan khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Binamuda kak Priyo Anggoro, Waka Organikum kak Dr.H.Hendro Ekwarso, M. Si, Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Sapri, SP, anggota DKD, serta seluruh peserta dan Bindamping (Bindam) yang akan mewakili Riau pada ajang bergengsi tingkat nasional ini.


Kontingen Riau terdiri dari empat orang peserta dan dua orang bindam. Adapun peserta berasal dari berbagai Satuan Karya (Saka), yaitu Saka Wirakartika Kampar (1 orang), Saka Bhayangkara Pekanbaru (1 orang), dan Saka Wanabakti Pekanbaru (2 orang). Sementara itu, pendamping terdiri dari Saka Wirakartika Kampar (1 orang) dan Saka Wanabakti Pekanbaru (1 orang).


Peransaka Nasional 2025 diselenggarakan dengan tujuan menambah wawasan anggota Satuan Karya Pramuka, mempererat silaturrahmi antarprovinsi, serta menjadi ajang perkenalan dan pertukaran budaya daerah.


Ridho Delvino Ilham, S.H., yang juga merupakan anggota DKD Riau, dipercaya sebagai Pimpinan Kontingen (Pinkon). Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar seluruh peserta dapat membawa nama baik Riau di kancah nasional.


“Peransaka Nasional bukan hanya ajang perkemahan, tetapi juga wadah pembelajaran dan silaturrahmi antar Satuan Karya dari seluruh Indonesia. Kami berharap peserta dapat menimba pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkenalkan budaya Riau di Gorontalo,” ujar Ridho.


Sementara itu, Waka Binamuda Kwarda Riau Kak Priyo Anggoro dalam arahannya menyampaikan agar seluruh peserta menjaga sikap dan semangat sebagai duta daerah. Ia menekankan pentingnya menunjukkan perilaku yang mencerminkan karakter Pramuka sejati—disiplin, tangguh, sopan, dan berjiwa gotong royong.


"Saya berharap agar peserta aktif dalam setiap kegiatan, menggali ilmu dari pengalaman, serta menjadikan Peransaka sebagai momentum memperkuat jaringan antar Satuan Karya di seluruh Indonesia, " pesan kak Priyo. 


Dengan semangat Pramuka yang pantang menyerah, kontingen Riau pun siap berangkat membawa nama daerah ke ajang nasional, mengibarkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di bumi Gorontalo.


Kontributor : Ina Pergiyati

Editor: Rasid Ahmad





Semangat Kedirgantaraan Mengudara: Saka Dirgantara Lanud Rsn Hadir di ASC 2025 di Lanud Halim Perdanakusuma





Kwardariau.or.id, Jakarta – Lima orang anggota Satuan Karya (Saka) Dirgantara Lanud Rusmin Nurjadin (Rsn) bersama satu orang pamong berangkat mewakili Riau untuk mengikuti Air Scout Camp (ASC) 2025 yang digelar di Marshaling Area Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 16 – 21 Oktober 2025.

Kegiatan bergengsi tingkat nasional ini secara resmi dibuka pada 17 Oktober 2025 oleh Kepala Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Kapusterau) Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan, S.T., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Saka Dirgantara Tingkat Nasional (Kapinsakanas Dirgantara).

Dalam sambutannya, Kapinsakanas menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pamong, pembina, serta seluruh peserta ASC 2025. Ia berpesan agar seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan dan keterampilan di bidang kedirgantaraan.

“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh di sini hendaknya dapat diterapkan di pangkalan masing-masing, sehingga memberikan manfaat nyata bagi perkembangan Saka Dirgantara di daerah,” ujar  Tjahja Elang Migdiawan.

Pamong Saka Dirgantara Rsn, Sertu Solesmana, yang turut mendampingi para peserta, menyampaikan bahwa kegiatan ASC 2025 diikuti oleh 29 pangkalan Saka Dirgantara dari berbagai wilayah Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kemampuan individu maupun kelompok dalam bidang kepramukaan dan kedirgantaraan.

“Selain mengasah keterampilan, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan cinta tanah air kepada generasi muda,” ungkap Kak Solesmana.

Adapun rangkaian kegiatan ASC 2025 meliputi upacara pembukaan, penanaman pohon, pengenalan aksi reboisasi, pengelolaan sampah, navigasi, praktik penggunaan drone, pentas seni, hingga pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship).

Menurut Kak Solesmana, pengalaman yang diperoleh para peserta akan menjadi bekal berharga bagi pengembangan kegiatan di Pangkalan Saka Dirgantara Lanud Rsn serta menjadi motivasi bagi anggota lainnya agar lebih semangat dalam latihan mingguan.

Dalam kesempatan tersebut, peserta yang mewakili Saka Dirgantara Lanud Rsn adalah Syabilla Acnes br Sembiring, Cahaya Rahmaini, Arsyan Naufal, M. Randi Alfarizi, dan Darmawan, dengan dukungan penuh dari Pangkalan Udara Rusmin Nurjadin.

“Kami bangga atas keikutsertaan adik-adik ini. Semoga pengalaman berharga di Air Scout Camp 2025 dapat menjadi inspirasi dan semangat baru bagi seluruh anggota Saka Dirgantara Lanud Rsn,” tutup Kak Solesmana.


Pewarta : Kak Acnes

Editor : Kak Febriko




Pazam dan Peran Pentingnya, Jadi Bekal Anggota Saka Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin

 




Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Anggota Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin kembali melaksanakan kegiatan mingguan dengan mengunjungi Pazam (Pabrik Zat Asam) Lanud Roesmin Nurjadin, Minggu (14/09/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan sekaligus pemahaman mendalam tentang peran vital Pazam dalam mendukung operasional TNI Angkatan Udara.


Dalam kunjungan tersebut, anggota Saka Dirgantara didampingi oleh personel Dispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin, Kapten Zulham. Adapun pembekalan materi disampaikan langsung oleh Lettu Coky dari Pazam yang menekankan bahwa Pazam memiliki fungsi strategis dalam menunjang kesiapan operasional Lanud.


Beberapa fungsi utama Pazam yang dijelaskan, antara lain:


Produksi Oksigen: menyediakan kebutuhan oksigen untuk berbagai keperluan operasional TNI AU.


Dukungan Fasilitas: mengoperasikan sarana penunjang kegiatan di Lanud.


Pemeliharaan: memastikan sarana, prasarana, serta fasilitas pendukung tetap dalam kondisi terawat.


Koordinasi: menjalin kerja sama dengan instansi dalam maupun luar Lanud guna mendukung kelancaran tugas.


Dukungan Operasional: memenuhi kebutuhan material dan kesiapan operasional pesawat.



“Dengan fungsi-fungsi ini, Pazam berperan penting dalam menjamin kesiapan dan kelancaran operasional Lanud,” tegas Lettu Coky yang didampingi oleh Lettu Hendra dan Pelda Agusman.


Sebagai penutup kegiatan, para anggota Saka Dirgantara mendapatkan kesempatan praktik langsung merasakan manfaat air nitrogen dan terapi oksigen yang difasilitasi oleh Pazam. Pengalaman ini menjadi bekal tambahan sekaligus motivasi bagi para anggota untuk semakin memahami pentingnya dukungan fasilitas kesehatan dan operasional di lingkungan TNI AU.


Kegiatan kali ini diikuti oleh calon anggota Saka Dirgantara, Pamong Saka, Dewan Saka, serta undangan Saka Dirgantara dengan pendampingan penuh dari personel Dispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin.


Penulis : Kak Armen

Editor : Kak Febriko


Dokumentasi Kegiatan 







Anggota Pramuka Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin, Asah Keterampilan Membuat Pesawat Chuck Glider

 




Pekanbaru, Kwardariau.or.id,  Panas terik Kota Pekanbaru tidak menyurutkan semangat anggota Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin untuk mengikuti latihan rutin mingguan di Sanggar Saka Dirgantara (24/08/2025).


Pada pertemuan kali ini, para anggota mendapatkan materi pembuatan pesawat Chuck Glider, sebuah miniatur pesawat yang digunakan sebagai sarana pembelajaran dasar aerodinamika.



Latihan dipandu oleh Kak Peltu (Purn) Agung, instruktur berpengalaman yang telah mendidik anggota Saka Dirgantara di Kota Pekanbaru sejak tahun 1998. Beliau menjelaskan bahwa pembuatan Chuck Glider bertujuan untuk mengenalkan elemen-elemen penting dalam pesawat terbang sesungguhnya, sekaligus melatih keterampilan teknis dan ketelitian para anggota.


Proses pembuatan dimulai dengan memotong lembaran kayu balsa, diikuti dengan pengamplasan hingga halus. Selanjutnya, bagian sayap dan ekor ditempel menggunakan lem khusus, sedangkan badan pesawat menggunakan bahan karbon agar lebih kokoh dan tahan benturan saat diuji terbang.




“Dari pembuatan Chuck Glider ini, anggota belajar tentang ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Selain itu, keterampilan ini juga bisa bernilai ekonomis karena produk yang mereka buat dapat dijual, menjadi peluang usaha di masa depan,” ujar Kak Agung.


Pewarta: Kak Acnes

Editor : Kak Febriko





22 Peserta Pertikawan Nasional 2024 Konda Riau Resmi Dilepas Ka Kwarda

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kontingen Daerah (Konda) Riau pada Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Nasional Tahun 2024 resmi dilepas oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau kak H Kasiarudin SH di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Riau, Jumat (20/9/2024) sore. Acara melepas kontingen ditandai dengan pemasangan tanjak dan sebay kepada 2 orang perwakilan peserta. 


Ketua Kwarda Riau saat membacakan sambutan Gubernur Riau selaku Ketua Mabida menyampaikan Perkemahan Bakti adalah sebuah kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan mengadakan serangkaian bakti, baik fisik maupun non fisik sehingga kehadiran anggota Pramuka khususnya dalam wadah satuan karya benar-benar dirasakan masyarakat. 



Pada kesempatan itu, kak Kasiarudin berpesan agar adik-adik yang tergabung dalam kontingen Kwarda Riau dapat menunjukkan baktinya kepada masyarakat dan lingkungan serta menunjukkan kemampuan latihan kesakaan yang selama ini dilakukan dengan kesungguhan dan semangat yang tinggi sehingga memperoleh hasil yang maksimal. 


Ia berharap dengan adanya momentum kegiatan Satuan Karya Tingkat Nasional saat ini dapat meningkatkan minat dan semangat adik-adik pramuka penegak dan pandega agar dapat mencintai lingkungan dan alam sekitar serta mengajak teman-teman sebayanya untuk aktif di Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru. 



“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim peserta Kontingen Daerah Riau dalam rangka mengikuti Pertikawan Nasional Tahun 2024 resmi saya lepas dan jaga selalu kesehatan selama kegiatan serta selamat pergi dan pulang sampai ke rumah masing-masing,” ungkap Ketua Kwarda. 


Sementara itu Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera kak Puji Iswari S.Hut MSi yang hadir pada acara melepas kontingen menyampaikan bahwa adik-adik ini merupakan orang-orang terpilih untuk mengikuti kegiatan Pertikawan Nasional 2024.


“Jadikan kegiatan Pertikawan Nasional ini sebagai sarana untuk bisa saling kenal mengenal dengan peserta dari daerah lain di Indonesia yang ikut pada kegiatan tersebut,” ujarnya. 



Kak Puji Iswari menyampaikan kami bersama pendamping Alhamdulillah untuk Sumatera sekitar 502 orang nanti yang akan hadir dalam Pertikawan. 


“Saya ucapkan selamat kepada adik-adik jaga kesehatan jaga kekompakan dan korsa kontingen Riau semoga adik-adik kembali ke Bumi Riau ini dengan membawa prestasi yang luar biasa,” ucapnya. 


“Sekali lagi terimakasih kepada seluruh pihak sehingga keberangkatan kontingen ini bisa berjalan dengan baik,” kata kak Puji Iswari. 


Pimpinan Kontingen Huzni Atambawi dalam laporannya menyampaikan Pertikawan Nasional Tahun 2024 bertujuan sebagai wadah pendidikan bagi anggota Pramuka Saka Kalpataru dan Wanabakti untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan semangat persatuan dan persaudaraan agar terciptanya Pramuka Penegak dan Pandega se-Indonesia yang siap menghadapi perkembangan zaman, dan menjadi bagian dari generasi yang siap menyambut FOLU Net Sink 2030. 


“Kegiatan ini dilaksanakan dari Senin s.d Minggu tanggal 23 s.d 29 September 2024 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur,” katanya. 


Huzni melaporkan adapun personel kontingen terdiri dari Pembina Pendamping Kontingen Daerah 2 orang, Pimpinan Kontingen Daerah 2 orang, Staf Kontingen 2 orang, dan Anggota Kontingen berjumlah 22 orang. 


“Anggota kontingen 22 orang ini berasal dari Anggota Saka Kalpataru dan Wanabakti 3 Kwartir Cabag se-Daerah Riau dengan komposisi putra dan putri sebagai berikut: Utusan Pekanbaru Putra 12 Orang, Pelalawan 6 putra dan 2 putri, Rokan Hulu 2 Putra sehingga total keseluruhan anggota 22 orang,” terangnya. 

 

Hadir pada acara melepas kontingen Perwakilan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Kepala P3E Region Sumatera, Perwakilan Dispora Riau, Andalan Daerah Riau, Pimpinan dan Pamong Saka Kalpataru dan Saka Wanabakt, DKD Riau, serta tamu undangan. 


Pewarta: Kak Rasid Ahmad 

Dari Penutupan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru Pelalawan, Generasi Muda Diajak Jaga Lingkungan

 



Kwardariau.or.id, Pelalawan - Kegiatan Perkemahan Saka Kalpataru Pelalawan ditutup, Minggu (4/8/2024)  di Taman Wisata Tok Andal, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Kegiatan yang digelar sejak 2 Agustus 2024 itu berhasil merangkul 41 anggota baru. 


Penutupan dipimpin Ketua Pin Saka, Kak Febrian Abdullah. Dia  memotivasi anggota baru agar dapat fokus pada penerapan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama acara perkemahan dan berkontribusi pada masyarakat. 


Acara ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang peduli pada lingkungan dan berhasil diraih di bawah kepemimpinan Eko Novitra dan Kak Febrian Abdullah, yang secara aktif mendukung gerakan Kalpataru.



"Alhamdulillah, perkemahan Saka Kalpataru berjalan sukses dengan pencapaian signifikan. Sebanyak 41 anggota baru berhasil bergabung dari tiga tugas Krida yang ditawarkan, antara lain Kehati, Proglim, dan 3R," ujar Kak Febrian. 


Dikatakan, Perkemahan Bakti SAKA Kalpataru terbaru diadakan dengan tema "Wujudkan Generasi Muda yang Cinta pada Lingkungan Hidup" dan bertujuan untuk menciptakan generasi yang peduli akan lingkungan. 


Anggota baru ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Pa dan Pi, dan terdiri dari 14 anggota laki-laki dan 27 anggota perempuan. Selama sesi perkemahan, para peserta mendapatkan pelajaran berharga yang berpusat pada Krida Ujia, Kehati, Proglim, 3R, dan pentingnya lingkungan.



Kak Febrian Abdullah juga mengajak anggota baru agar dapat menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama acara perkemahan dan berkontribusi pada masyarakat. Anggota terbaik dipilih untuk mengikuti acara perkemahan mendatang di Cibubur. 


Kak Febrian juga mengadakan kuis yang menarik untuk menguji pengetahuan para peserta dan membuat mereka tetap termotivasi. Tujuan utama acara perkemahan ini adalah untuk menciptakan generasi yang peduli pada lingkungan. 


Peserta dipilih dari Gudep Pangkalan Kerinci, Pangkalan Lesung, Kuras, Petalangan, dan Bunut. Pemilihan peserta didasarkan pada hasrat mereka untuk berkontribusi pada lingkungan. Keberhasilan acara perkemahan menjadi indikasi jelas bahwa gerakan Kalpataru sedang berkembang untuk menciptakan generasi muda yang peduli pada lingkungan. 



Lanjut Kak Febrian, ia sepenuhnya mendukung upaya ini dan berharap bahwa anggota baru yang bergabung dengan Saka Kalpataru di masa depan juga akan berkontribusi secara positif pada lingkungan sambil juga mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari mereka.


Acara Perkemahan Saka Kalpataru telah mencapai kesuksesan besar dalam menciptakan generasi muda yang peduli lingkungan dan menanamkan nilai-nilai kepramukaan pada para peserta. Dengan dukungan dan bimbingan dari Eko Novitra, ST, M, Si, dan Kak Febrian Abdullah, jelas bahwa gerakan Kalpataru berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuannya menciptakan generasi muda yang peduli pada lingkungan. 


Kesuksesan acara dan terciptanya anggota baru menjadi tanda positif, dan kita hanya bisa berharap bahwa generasi baru yang akan melanjutkan gerakan Saka Kalpataru juga akan sama-sama termotivasi untuk melindungi lingkungan. 


Penulis : Nur Ikhwan 

Editor: Sri Lestari

Perkemahan Bakti SAKA Kalpataru Pelalawan Wujudkan Generasi Muda Peduli Lingkungan

 


Kwardariau.or.id, Pelalawan - SAKA Kalpataru Pelalawan melaksanakan Perkemahan Bakti, 2-4 Agustus 2024 di Taman Wisata Tok Andal, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Lewat kegiatan yang mengusung tema Wujudkan Generasi Muda yang Cinta akan Lingkungan Hidup, diharapkan dapat mencetak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan serta memperkuat nilai-nilai kepramukaan.


Kegiatan ini diprakarsai Eko Novitra ST MSi selaku Ketua Mabi Kalpataru Kabupaten Pelalawan dan Kabid Tata Lingkungan serta Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Kak Febrian Abdullah ST sebagai Pin SAKA Kalpataru Kabupaten Pelalawan. 



Sebagai pimpinan SAKA Kalpataru, Kak Febrian yang disampaikan melalui Kak Afrina ST berharap generasi muda yang tergabung dapat aktif menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Pelalawan. 


Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Kwarcab Pramuka Pelalawan Kak Syafrizal SE yang diwakili Kak Linda Marlina. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan keilmuan kepramukaan generasi muda terkait lingkungan hidup di Pelalawan," ujarnya.


Kemah bakti ini juga bertujuan untuk mencetak generasi muda penjaga lingkungan dengan materi yang disampaikan seperti Fokus 3 Krida Ujia, Kehati, Proglim, 3R, serta bakti lingkungan fasum di sekitar Tok Andal. Peserta yang diundang merupakan utusan dari Gudep Pangkalan Kerinci, Pangkalan Lesung, Kuras, Petalangan, dan Bunut, dengan total peserta sebanyak 41 orang terdiri dari 14 orang Pramuka Putra dan 27 orang Pramuka Putri.



Ketua panitia Fajar Nugraha, dari ITP2I, juga turut berkontribusi pada perkemahan bakti ini. Materi awal tentang kepemimpinan diberikan pada malam tanggal 2 Agustus oleh Kak H. Suseno yang merupakan perwakilan dari Kwarran Pangkalan Kerinci, serta materi kepramukaan dan lingkungan yang disampaikan oleh Kak Azawar Zainal.


Diharapkan perkemahan bakti SAKA Kalpataru ini dapat mencetak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan memperkuat nilai-nilai kepramukaan di Kabupaten Pelalawan. Semoga kegiatan serupa akan terus diadakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan tema yang dapat menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga lingkungan hidup. 


Penulis: Ikhwan 

Editor: Sri Lestari

Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR gelar Berkah Ramadhan dan Rapat Pleno

 

Dokumentasi buka bersama Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR

kwardariau.or.id, Kampar - Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR kembali melaksanakan Agenda Ramadhan dengan mengusung tema “Berkah Ramadhan Bersama Saka Wira Kartika” serta Rapat Pleno dewan Saka, kegiatan ini dilaksanakan di Makodim 0313/KPR selama dua hari mulai dari Sabtu hingga Minggu, tanggal 23-24 Maret 2024.


Pamong Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR Kak Catur Abdiyanto mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan guna menyambung silaturahmi antar anggota.


“Mengingat kuantitas anggota terus bertambah tiap tahunnya, penting untuk diagendakan kegiatan tahunan ini agar sesama anggota saling mengenal apalagi dengan purna saka. Karena para anggota berasal dari berbagai Gugus Depan di wilayah kerja Kodim 0313/KPR tiap angkatannya, mulai dari usia peserta didik hingga yang sudah usia anggota dewasa. Agenda ini turut dihadiri pamong saka, pembina, dan kamabi saka diwakili pimsaka. Selain itu banyak rangkaian kegiatan dalam agenda ramadhan ini salah satunya rapat pleno yang diselenggarakan di hari minggu,” jelas kak Catur.

Dokumentasi berbagi takjil agenda ramadhan Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR


Pasi Ter  selaku Pimsaka Wira Kartika Kodim 0313/KPR Kak Lettu Inf Dedi Amd diwakili Pembina saka Kak Koptu Dedi Hendri katakan Kodim 0313/KPR selalu memberi dukungan dalam setiap kegiatan pramuka Saka Wira Kartika .


“Kodim 0313/KPR selalu menyuport kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan anggota saka. Terlihat dengan adanya kerjasama antara anggota TNI dan pramuka dibulan yang penuh berkah. Serta ini salah satu wujud kepedulian pramuka terhadap masyarakat sekitarnya,” ujar kak Dedi.


Ketua dewan saka Kak Delon Purnama menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan menyiapkan makanan berbuka dan takjil di sanggar pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR. Lalu berbagi takjil di depan Makodim 0313/KPR jalan Jendral Sudirman. 

Penyampaian tausiyah oleh kak Catur Abdiyanto


“Kegiatan dimulai dari sabtu pagi dengan memasak makanan berbuka dan takjil bersama-sama di sanggar saka. Lalu kita membagikan takjil lebih kurang 100 makanan dan 100 minuman kepada masyarakat di depan kodim dibantu kakak-kakak TNI untuk pengamanan,” kata kak Delon.


Selanjutnya rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Kak Catur Abdiyanto.


“Setelah berbagi takjil para anggota kembali ke sanggar. Sebelum melangsungkan buka bersama, terlebih dahulu kami mendengarkan santapan rohani ramadhan dari kak Catur Abdiyanto untuk mengisi waktu menjelang adzan magrib berkumandang. Setelah itu dilanjutkan dengan buka bersama dan solat magrib berjamaah di musola, setelah itu kembali ke sanggar untuk makan malam” terang kak Delon. 


Kemudian kak Delon menyampaikan rangkaian kegiatan ibadah yang dilaksanakan di musola Kodim 0313/KPR.


“Setelah makan malam, anggota diarahkan ke musola kodim untuk melaksanakan ibadah solat isya, tarawih dan witir berjamaah yang di imami oleh Kak Doni Saputra. Selanjutnya penyampaian tausiyah oleh kak Catur Abdiyanto. Terakhir tadarus Al-Qur’an lalu anggota kembali lagi ke sanggar pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR untuk kegiatan malam keakraban, setelah itu anggota beristirahat” jelasnya.

Dokumentasi rapat pleno dewan Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR


Subuh menjelang, para anggota dibangunkan untuk kegiatan sahur bersama. Kak Putri Rahayu, pamong putri mengungkapkan bahwa ini yang membuat agenda Ramadhan sangat dinantikan.


“Berbuka, ibadah, hingga sahur bersama yang membuat Agenda Ramadhan selalu spesial dan dinanti-nantikan. Disini kekompakan dan kekeluargaan menjadi sangat terasa serta semakin mempererat silaturahmi apalagi dibulan suci yang penuh berkah ini,” ucap Kak Putri.


Usai sahur para anggota melaksanakan ishoma dan bersiap-siap untuk agenda selanjutnya. Kak Delon selaku ketua dewan saka yang dilantik pada bulan Februari lalu menyampaikan bahwa hari kedua merupakan agenda rapat pleno deawan Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR tahun 2024. 


“Sidang atau rapat pleno dihadiri oleh dewan saka, anggota aktif dan dibimbing pamong saka Kak Catur Abdiyanto selaku penasehat sidang. Disini kita merancang dan merumuskan program kerja dan kegiatan-kegiatan didalamnya serta mekanisme yang kita terapkan dalam waktu satu tahun kedepan,” ujar Kak Delon. 


Ia berharap kegiatan di Saka Wira Kartika dapat terselenggara dengan baik. 


“Dengan ini diharapkan kegiatan-kegiatan di Saka Wira Kartika Kodim 0313/KPR terselenggara dengan sebaik mungkin sesuai dengan yang kita rencanakan,” tutup Kak Delon. 


Pewarta: Amanda Wulandari

Editor: Sri Lestari

Penerimaan Anggota Muda Dirgantara Lanud Rsn Diikuti 57 Peserta

Sambutan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi SE M.Han yang diwakili kadispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Tek Zuzan Evian M.Han pada upacara penerimaan Anggota Muda Dirgantara Angkatan XXIV, Minggu (3/3/2024).



kwardariau.or.id, Pekanbaru - Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi SE M.Han yang diwakili kadispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Tek Zuzan Evian M.Han secara resmi membuka kegiatan penerimaan Anggota Muda Dirgantara Angkatan XXIV Tahun 2024 di Halaman Kantor BNPB Karhutla Lanud Roesmin Nurjadin, Minggu (3/3/2024). 


Kegiatan ini diikuti 57 peserta merupakan Pramuka Penegak dari berbagai Gugusdepan yang berpangkalan di SMA/SMK Pekanbaru. Peserta akan menerima pelatihan dan pembinaan dari para pembina dan Pamong Saka Dirgantara.

Penyematan tanda peserta penerimaan Anggota Muda Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin.


Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han, pada sambutannya yang dibacakan Kadispotdirga Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Tek Zuzan Evian, M.Han., menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka adalah merupakan salah satu lembaga pendidikan di luar sekolah yang mempunyai andil dalam rangka mendidik dan membina generasi muda agar memiliki iman, takwa, watak dan kepribadian serta akhlak mulia sebagai kader bangsa. 


"Satuan Karya Dirgantara sebagai unit kepramukaan TNI Angkatan Udara yang dalam hal ini dimiliki oleh Lanud Roesmin Nurjadin juga turut andil untuk mensukseskan tujuan tersebut," kata Kolonel Tek Zuzan Evian. 



Kadispotdirga mengungkapkan dimana dalam Saka Dirgantara sendiri selain dapat belajar berbagai hal tentang kepramukaan adik-adik juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang TNI AU. 


"Serta tak ketinggalan untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bidang Dirgantara," ungkapnya. 


Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kedirgantaraan, meningkatkan kedisiplinan, melatih fisik dan mental serta menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kerjasama dalam SAKA Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin.


"Melalui kegiatan ini diharapkan adik-adik sekalian akan mampu menjadi kader-kader SAKA Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin yang terampil, berpotensi dan berdaya guna serta generasi muda yang memiliki sikap mental yang baik, dinamis dan bertanggungjawab sehingga dapat berguna bagi masyarakat dan negara," harapnya. 


Kolonel Tek Zuzan Evian mengucapkan sekali lagi selamat mengikuti kegiatan-kegiatan kepada adik-adik sekalian. 



"Laksanakan kegiatan ini dengan semangat dan penuh tanggungjawab, jaga kesehatan dan kekompakan," pesannya. 


Kadispotdirga pada kesempatan itu juga mengucapkan terimakasih seluruh pihak-pihak yang terlibat membantu menyukseskan kegiatan ini. 


"Kepada seluruh panitia kami mengucapkan terimakasih atas dedikasi serta kerjakeras untuk dapat menyukseskan kegiatan ini hingga berakhir," ucapnya. 


Sementara itu, Ketua Kwarda Riau kak Kasiarudin SH dalam arahannya menyampaikan yang paling penting di dalam pramuka adalah adik-adik pramuka. Mereka bahagia dan merasakan kebahagiaan itu karena di sekolah ada pendidikan formal dan pramuka itu adalah pendidikan non formal.

Arahan Ketua Kwarda Riau kak H. Kasiarudin SH pada upacara penerimaan Anggota Muda Dirgantara Angkatan XXIV.


"Di formal hanya beberapa jam dalam 1 hari semata-mata itu adalah untuk menimba pengetahuan," kata kak Kasiarudin. 


Menurut Ketua Kwarda, di Pramuka di back up lagi dengan karakter. Kalau di Pramuka ada pembangunan karakter lalu di back up lagi oleh satuan karya satuan karya. 


"Jadi kita bersyukur adik-adik di Satuan Karya ini diberikan bekal teknis kemampuan yang nantinya adik-adik ini memiliki kemampuan sesuai minat dan bakatnya" ucap kak Kasiarudin.


"Dirgantara ini selalu aktif dan keren," ujarnya. 

Foto bersama usai upacara pembukaan penerimaan anggota muda Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru


Kak Kasiarudin mengatakan bahwa pramuka ini adalah ibarat suplemen. Adik-adik di Satuan Karya dibekali.


"Atas nama Kwartir Daerah kami berterimakasih kepada Mabisaka dan Pimpinan SAKA yang telah menerima anak-anak kita meluangkan waktu pada anak-anak kita dan mereka Insya Allah akan berkesan seumur hidup," katanya. 


"Selamat beraktivitas dan tetap semangat serta bahagia," tutup kak Kasiarudin. 


Turut hadir pada acara pembukaan Saka Dirgantara yakni Pimpinan SAKA SAR Kota Pekanbaru kak Pandu Dinata SH., Instruktur SAKA Dirgantara kak Dahliyusmanto, Pamong SAKA Dirgantara kak Febriandi, kak Yuliana Effendi, dan Ketua DKC Pekanbaru Kefrinal Pujianto.


Pewarta: kak Rasid Ahmad

Editor: kak Irwan Yuliadi

Belasan Anggota SAKA POM Pekanbaru Semarakkan HUT ke-23 BPOM

 

Anggota SAKA POM Pekanbaru ikut serta bersama Petugas BPOM Pekanbaru melakukan pengujian singkat obat, makanan, dan kosmetik

kwardariau.or.id, Pekanbaru - Sekitar 12 orang anggota Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Pekanbaru ikut berpartisipasi menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-23 BPOM, Minggu (04/02/2024) di area Car Free Day. Kegiatan bertajuk Funwalk atau jalan santai serentak dengan seluruh UPT yang tersebar di seluruh Indonesia ini mengangkat tema Kolaborasi Hingga Pelosok Negeri Untuk Melindungi Masyarakat. 


Anggota Saka POM yang berpartisipasi pada kegiatan tersebut melaksanakan pengujian singkat dan pemberian informasi tentang pangan, obat dan kosmetik aman bagi masyarakat yang hadir di area Car Free Day. 


"Anggota Saka POM pada kegiatan tersebut juga memberikan edukasi dan komunikasi terkait dengan obat dan makanan dengan cara menyebarkan informasi melalui pembagian famplet atau brosur sambil berkampanye dengan menggunakan pengeras suara membawa poster dan spanduk," kata Pamong Saka BBPOM Pekanbaru, kak Daniel Gemindo. 

Anggota SAKA POM Pekanbaru mengedukasi masyarakat di Car Free Day dengan membagikan pamplet atau brosur kepada masyarakat.


Kepala BPOM Pekanbaru, kak Alex Sander mengapresiasi adik-adik Anggota Saka POM Pekanbaru yang ikut pada kegiatan tersebut. Ia berharap adik-adik yang tergabung dalam Saka POM mampu memberikan pemahaman ilmu tentang tugas BPOM. 


"Agar mereka nantinya bisa menjadi rujukan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat terutama mengenai informasi tentang bahaya mengkonsumsi makanan, obat dan kosmetik yang tidak aman dan tidak layak konsumsi," terang kak Alex. 



Turut hadir pada kegiatan jalan santai ulang tahun BPOM Pekanbaru yakni Ketua Pimpinan Saka POM kak Rusydi bersama Pamong Saka kak Daniel Gemindo. 


Pewarta: kak Daniel Gemindo/kak Rasid Ahmad

Editor: kak Sri Lestari

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dani Rakca Buka Perkemahan Saka Wira Kartika di Buper Tahura

Komandan Korem 031/WB Brigjen TNI Dani Rakca saat menjadi Pembina Upacara pada pembukaan Perkemahan Saka Wira Kartika di lapangan Bumi Perkemahan Tahura, Sabtu (3/2/2024).



kwardariau.or.id, MINAS - Komandan Korem 031/WB Brigjen TNI Dani Rakca SPA MHan membuka Perkemahan Saka Wira Kartika Korem 031/Wira Bima di Bumi Perkemahan Taman Hutan Raya (Tahura) Minas, Jalan Yos Sudarso Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (3/2/2024).  Kegiatan yang dilaksanakan hingga Minggu (4/2/2024) ini diikuti 187 peserta, 83 panitia dan 30 pembina pendamping. 

Anggota Pramuka Penegak yang ikut pada perkemahan ini berasal dari perwakilan Saka Wira Kartika Binaan Kodim Jajaran Korem 031/Wira Bima yakni Kodim 0301/PBR, 0302/Inhu, 0303/Bengkalis, 0313/KPR, 0314/Inhil, 0320/Dumai, 0321/Rohil, dan 0322/Siak. 

Pada kegiatan ini ditampilkan atraksi simulasi pertolongan korban kaki patah penampilan dari Anggota Saka Wira Kartika. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan zoom secara live dengan menampilkan layar TV antara Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyapa Pangdam, Komandan Korem 031/WB, Ketua Kwarda Riau kak Kasiarudin dan Forkompimda Riau yang hadir pada kegiatan tersebut. 
Peserta upacara pembukaan perkemahan Saka Wira Kartika.


Komandan Korem 031/WB Brigjen TNI Dani Rakca mengatakan hari ini sesuai dengan kegiatan bapak KASAD di Jawa Barat kita juga melaksanakan kegiatan serentak. 

"Intinya bahwa Saka Wira Kartika ini adalah salah satu pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Angkatan Darat dalam rangka untuk membina generasi muda agar mereka ini lebih peduli terhadap lingkungan hidup, alam dan kedisiplinan baik dalam aktivitas sehari-hari maupun aktivitas dalam masyarakat," kata Brigjen TNI Dani Rakca. 

Danrem 031/WB menjelaskan kegiatan ini berkaitan dengan tema bersatu dengan alam khususnya di kawasan hutan dan lahan basah. 

Terkait kegiatan di Riau, ia menerangkan bahwa masih banyak lahan-lahan yang rusak akibat penggunaan yang tidak sesuai dengan fungsinya termasuk di tempat ini. Ini juga menjadi atensi khususnya dari Korem 031 yang mana di lahan konservasi yang harus dilindungi ternyata banyak fungsi-fungsinya yang sudah berubah. 
Danrem O31/WB Brigjen TNI Dani Rakca menyematkan tanda peserta dan menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan peserta pada Pembukaan Perkemahan Saka Wira Kartika di lapangan Bumi Perkemahan Tahura Minas, Sabtu, 3/2/2024


"Minggu lalu saya sudah merumuskan dengan Bapak Gubernur untuk kembali coba memetakan potensi-potensi kerusakan alam atau lingkungan yang tidak sesuai dengan fungsinya dan peruntukannya," terangnya. 

Ia juga menyebut kita juga sampaikan bahwa siapa-siapa pihak mana pun yang sengaja atau tidak sengaja melakukan pengrusakan terhadap fungsi hutan ini akan ada sanksi-sanksinya. 

"Tentunya ini juga perlu melibatkan semua pihak baik itu dari Polda, Kejaksaan dan termasuk juga dinas terkait," tegasnya. 

Foto bersama usai Pembukaan Perkemahan Saka Wira Kartika



"Sehingga ke depan tidak ada lagi lahan-lahan hutan yang dirusak harus kembali kepada role aturannya. Kalau pun ada penggunaan pemanfaatan ada mekanisme. Tapi tidak bisa melakukan semaunya sendiri ada aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dan itu semua pihak wajib hukumnya mengikuti aturan itu," tambah Brigjen TNI Dani Rakca. 

Ia berharap mudah-mudahan kegiatan ini kita memotivasi adik-adik dan kami mulai hari ini lebih konsen untuk semua jajaran Saka Wira Kartika 

"Kita akan mendampingi terkait dengan rehabilitasi kawasan hutan dan lahan-lahan basah," harapnya. 

Giat penanaman pohon secara simbolis oleh Ketua Kwarda Riau kak Kasiarudin didampingi Sekretaris Pusdiklatda Riau kak Herry Syahrial.



Ketua Kwarda Riau kak Kasiarudin mengucapkan terimakasih terutama kepada pihak Korem disamping adanya Satuan Karya disebut dengan Saka Wira Kartika juga memberi ruang dan waktu kepada anak-anak untuk berkreasi terutama dikaitkan dengan hutan wisata kita ini atau hutan rakyat ini ini adalah sesuatu hal yang baik menurut kami.

"Karena anak-anak muda kita ini memang haus rindu dengan kegiatan-kegiatan di alam terbuka," ucap kak Kasiarudin. 

"Jadi sekali lagi atas nama Pramuka bahkan orang tua kami berterimakasih dari berbagai pihak. Hari ini adalah Korem 031/WB yang telah mengadakan kegiatan ini," tambahnya. 

Kak Kasiarudin menerangkan bahwa Satuan Karya yang ada di Indonesia ini sekarang ada 13. Satuan Karya Pramuka memang menyediakan ruang bagi anak-anak terutama remaja ini untuk dibekali menimba ilmu.

"Kita tahu Satuan Karya ini adalah pengetahuan yang praktis bahkan bisa menjadi bekal mereka untuk kehidupan ke depan apalagi dikaitkan dengan alam," terangnya. 

Ia berterimakasih dan menyambut baik kegiatan ini dan menunggu lagi kegiatan di Saka Bhayangkara. 

Kak Kasiarudin meyakini bahwa Satuan Karya di Riau ini aktif dan kami yakin itu akan muncul kegiatan baru yang melibatkan anak-anak muda kita ini. "Dan itu adalah potensi dan aset kita di masa depan," pungkasnya. 
 
Usai pembukaan dilaksanakan penanaman pohon yang dimulai oleh Danrem 031/WB kemudian diikuti oleh Kwarda Riau, Forkompinda dan sejumlah Organisasi Masyarakat yang hadir. 

Kemudian kegiatan Pembagian Sembako dan pengobatan gratis.  

Pewarta: kak Rasid Ahmad
Editor: kak Sri Lestari