BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Berita Utama

Berita Utama

Berita Pilihan

Berita Pilihan

Kegiatan Binawasa

Binawasa/block-2/#e89319

Kegiatan Binamuda

Bina Muda/block-2/#0099cc

Berita Foto

Berita Foto/block-3/#72347d

Dewan Kerja Daerah

Dewan Kerja/block-1/#2adca1

Satuan Karya Pramuka

Satuan Karya/block-7/#00bfff

In Memorian

In Memorian/block-8/#E74C3C

Humas & Informatika

Humas & Informatika/block-9/#2874A6

BERITA KWARTIR CABANG

Kwartir Cabang/block-4/#F4D03F

Surat Edaran

Surat Edaran/block-6/#E74C3C

Unduhan

Unduhan/block-6/#E74C3C

Kegiatan Gugusdepan

Kegiatan Gudep/block-5/#5499C7

Opini

Opini/block-7/#E74C3C

Fokus Lomba Tingkat Pramuka

Lomba Tingkat

Latest Articles

LT II Binawidya Berakhir, SMPN 23 dan Ponpes Darel Hikmah Raih Predikat Regu Berprestasi Tinggi

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Pelaksanaan Lomba Tingkat II (LT-II) Kwartir Ranting (Kwarran) Binawidya Kota Pekanbaru resmi berakhir. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan SD Negeri 192 Pekanbaru tersebut diikuti para Pramuka Penggalang dengan penuh semangat, disiplin, kebersamaan, dan sportivitas.


Penutupan LT-II secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Kak Irwan Yuliadi, S.IP., M.M. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina gugusdepan, panitia, serta jajaran kwartir yang telah mendukung kelancaran kegiatan.


Turut hadir dalam kegiatan penutupan di antaranya Kak M. Kasir, S.Pd., Kak M. Ihzanul Zikri, S.Pd.I., dan Kak Febriko.


Dalam sambutannya, Kak Irwan menegaskan bahwa LT-II bukan sekadar ajang perlombaan untuk menentukan regu terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi Pramuka Penggalang untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun karakter.


“Lomba Tingkat bukan sekadar mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana adik-adik belajar bekerja sama, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menunjukkan jiwa seorang Pramuka dalam setiap kegiatan,” ujarnya.


Menurutnya, pengalaman selama mengikuti LT-II diharapkan menjadi bekal penting bagi peserta untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan dalam kegiatan kepramukaan.


Ia juga menyampaikan harapan agar para peserta yang telah mengikuti LT-II dapat mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke **LT-III tingkat Kota Pekanbaru** yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.


Ketua Kwarran Binawidya Kota Pekanbaru, Kak Else Martadewi, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan LT-II.


Kak Else mengaku bangga melihat semangat dan antusiasme para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebuah Lomba Tingkat tidak semata-mata diukur dari hasil akhir perlombaan, tetapi juga dari proses yang dijalani setiap regu.


“Yang paling penting dari Lomba Tingkat ini adalah pengalaman, kebersamaan, kedisiplinan, dan nilai-nilai kepramukaan yang adik-adik dapatkan. Jadikan setiap pengalaman selama kegiatan ini sebagai bekal untuk menjadi Pramuka yang lebih baik,” pesan Kak Else.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina, panitia, pendamping, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama selama pelaksanaan kegiatan.


Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan kepramukaan yang edukatif, aktif, kreatif, sekaligus menyenangkan bagi peserta didik.


Ini Daftar Regu Berprestasi LT-II Binawidya


Setelah melalui seluruh rangkaian perlombaan dan penilaian, berikut regu yang meraih predikat Regu Berprestasi LT-II Kwarran Binawidya Kota Pekanbaru:


Regu Putra


* Berprestasi Tinggi: Pangkalan Ponpes Darel Hikmah

* Berprestasi Baik: Pangkalan SMP Negeri 20 Pekanbaru

* Berprestasi Cukup: Pangkalan SMP Negeri 23 Pekanbaru


Regu Putri


* Berprestasi Tinggi: Pangkalan SMP Negeri 23 Pekanbaru

* Berprestasi Baik: Pangkalan Ponpes Darel Hikmah

* Berprestasi Cukup: Pangkalan SMP Negeri 20 Pekanbaru


Dengan berakhirnya LT-II, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang prestasi dan pengalaman, tetapi juga nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta sportivitas.


Pengalaman selama kegiatan diharapkan semakin memperkuat semangat para Pramuka Penggalang untuk mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi bekal menuju jenjang kegiatan kepramukaan berikutnya.


**(rsd/wet)**

LT II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Regu Berprestasi Menuju Tingkat Cabang Kota Pekanbaru



Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru yang diwakili Waka Abdimasgana dan LH Kak Zarman Candra, S.STP., M.Si resmi membuka kegiatan LT II Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Binawidya di SDN 192 Pekanbaru, Jumat (21/8/2026) sore.


Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kegiatan LT-II Kwartir Ranting Binawidya resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Wakil Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru Bidang Abdimasgana dan LH, Kak Zarman Candra, S.STP., M.Si, Jumat (21/08/2026).


Dalam sambutannya, Kak Zarman Candra menyampaikan salam dari Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. Ia menyampaikan bahwa Ketua Kwarcab sebenarnya sangat berkeinginan untuk hadir bersama seluruh peserta dalam kegiatan ini. Namun, karena padatnya agenda dan kegiatan yang harus diikuti, Ketua Kwarcab memberikan mandat kepada Kak Zarman Candra untuk mewakilinya dalam membuka kegiatan LT-II Kwartir Ranting Binawidya.


Kak Zarman Candra menjelaskan bahwa Lomba Tingkat (LT) merupakan pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perlombaan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan, semangat, serta prestasi para anggota Pramuka Penggalang.


Pelaksanaan Lomba Tingkat dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari Lomba Tingkat I  di Gugus Depan, kemudian Lomba Tingkat II  di tingkat Kwartir Ranting, Lomba Tingkat III  di tingkat Kwartir Cabang, Lomba Tingkat IV  di tingkat Kwartir Daerah, hingga Lomba Tingkat V  di tingkat nasional.


Kepada seluruh peserta, Kak Zarman Candra berharap agar senantiasa diberikan kesehatan dan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Ia juga menyampaikan bahwa regu dengan prestasi terbaik dalam LT-II ini nantinya akan mewakili Kwartir Ranting Binawidya untuk mengikuti Lomba Tingkat III  yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.


“Ikutilah seluruh kegiatan lomba ini dengan riang gembira, jujur, dan sportif. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, serta manfaatkan kegiatan ini untuk mencari dan menambah sebanyak-banyaknya teman,” pesannya kepada seluruh peserta.


Kepada seluruh tim penilai, Kak Zarman Candra juga berpesan agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan penilaian secara objektif, adil, dan transparan.


Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Binawidya selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Binawidya atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan Gerakan Pramuka, sehingga pelaksanaan LT-II Kwartir Ranting Binawidya Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.


Sementara itu, Camat Binawidya selaku Ketua Mabiran Binawidya, Kak Muhammad Zaid Riadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Ranting Binawidya yang telah berhasil melaksanakan dua kegiatan besar secara berturut-turut.


Sebelumnya, pada tanggal 15 Agustus 2026, Kwartir Ranting Binawidya telah sukses melaksanakan kegiatan Pesta Siaga. Selanjutnya, dalam rentang waktu yang tidak lama, Kwartir Ranting Binawidya kembali melaksanakan kegiatan Lomba Tingkat II (LT-II).


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah pembinaan bagi peserta serta melahirkan regu-regu berprestasi yang mampu membawa nama baik Kwartir Ranting Binawidya pada jenjang lomba berikutnya.


“Semoga regu berprestasi dari Kwartir Ranting Binawidya nantinya dapat meraih hasil terbaik pada LT-III dan selanjutnya mampu mewakili Kwartir Cabang Kota Pekanbaru pada Lomba Tingkat IV,” harapnya.


Kegiatan LT-II Kwartir Ranting Binawidya Tahun 2026 diikuti oleh 80 orang Pramuka Penggalang, yang terdiri dari 40 peserta putera dan 40 peserta puteri. Para peserta berasal dari lima pangkalan, yaitu:


1. SMP Negeri 20 Pekanbaru;

2. SMP Negeri 23 Pekanbaru;

3. Pondok Pesantren Darel Hikmah;

4. SMP IT Al Muhajirin; dan

5. SD Negeri 192 Pekanbaru selaku tuan rumah.


Dalam pelaksanaan LT-II ini, para peserta akan mengikuti 19 mata lomba. Regu yang nantinya memperoleh Regu Berprestasi Tinggi akan mewakili Kwartir Ranting Binawidya untuk melanjutkan perjuangan pada Lomba Tingkat III di tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.


Acara pembukaan LT-II Kwartir Ranting Binawidya Tahun 2026 turut dihadiri oleh Danramil 06 Sukajadi/Tampan, Ketua Harian Mabiran Binawidya, para Lurah se-Kecamatan Binawidya, Ketua dan anggota LPK Binawidya, perwakilan Kwartir Ranting se-Kota Pekanbaru, Ketua RT 04 RW 10 Kelurahan Simpang Baru, serta para Pembina Pendamping peserta LT-II Kwartir Ranting Binawidya Tahun 2026.


Melalui kegiatan LT-II ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan keterampilan kepramukaan, memperkuat semangat persaudaraan, membangun karakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan.


Untuk diketahui, Kegiatan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Dua (LT-II) Kwartir Ranting Binawidya Tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 21 sampai dengan 23 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) SD Negeri 192 Pekanbaru, Jalan Teladan, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya.


Penulis: Kak Febriko

Editor : Kak Rasid Ahmad




Sambutan Camat Binawidya selaku Kamabiran Kak Muhammad Zaid Riadi, S.STP., M.Si. pada pembukaan LT II Kwarran Gerakan Pramuka Binawidya.



Peserta upacara dengan khidmat dan serius mengikuti pembukaan LT II Kwarran Gerakan Pramuka Binawidya.

Foto bersama usai pemasangan tanda peserta.


Foto bersama usai pembukaan LT II Kwarran Binawidya.








Jambore Nasional XII Resmi di tutup, pesan Ka.Kwarnas Pramuka harus mampu berikan tindakan yang nyata.

 


Kwardariau.or.id, Cibubur Jakarta. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen. Pol (Purn) Drs. Budi Waseso resmi menutup Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Kamis malam 20/8/26. 


Penutupan berjalan khidmat, lancar, sukses dan aman yang dihadiri Pimpinan, Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serta didampingi Sekretaris Jenderal Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P. selaku Ketua Panitia Pelaksana Jambore Nasional XII sebagai melapor selama proses kegiatan Jamnas.

 

Dalam amanatnya, Ketua Kwartir Nasional menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia penyelenggara, pembina, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Jamnas XII dengan lancar dan sukses. 


"Ia juga menekankan, jadilah kalian Pramuka yang mampu memberikan contoh melalui tindakan nyata. Jadilah pelopor dalam menjaga kebersihan, dan kelestarian lingkungan, kenali potensi pangan didaerah kalian, belajarlah tentang pertanian, peternakan, perikanan, teknologi tepat guna, pengolahan hasil pangan, dan kewirausahaan". pesannya.


“Seluruh keberhasilan Jamnas XII ini adalah buah kerja keras, gotong royong, dan semangat persaudaraan yang kita junjung tinggi. Kalian semua adalah bukti bahwa Pramuka Indonesia terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan peduli sesama,” ujar Kak Budi.


Terima kasih kepada pemerintah pusat, daerah, kementerian dan lembaga, TNI, POLRI, tenaga Kesehatan, relawan, dunia usaha, media massa, untuk kontingen, para orang tua, seluruh mitra stategis Gerakan Pramuka yang telah memberikan dukungan dan keterlibatan semuanya demi terselenggaranya kegiatan ini. Imbuhnya.


Liputan humas dilapangan, selesai ditutup, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka membacakan sebait pantun kepada seluruh hadirin, peserta, panitia, Instruktur, Narasumber dan tamu undangan. 


Penulis: Humaskwarda







Kwarda Riau Mantapkan Peran Pramuka Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru — Dua pimpinan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau menjadi narasumber dalam Dialog Riau Menyapa RRI Pro1 Pekanbaru, Kamis (20/8/2026).


Dialog tersebut mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan pembahasan mengenai peran Gerakan Pramuka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Riau, Kak Priyo Anggoro, mengatakan tema tersebut menjadi momentum untuk kembali menyegarkan semangat Gerakan Pramuka dalam mengambil bagian dari berbagai upaya pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada beras.


“Tema ini mengaktualisasi dan merefresh kembali semangat-semangat yang dulu memang sudah terbangun di dalam Gerakan Pramuka, bagaimana Gerakan Pramuka menjadi agen dan bagian dari upaya-upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya dalam pencapaian swasembada beras,” ujar Kak Priyo.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk terlibat dalam berbagai gerakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.


Salah satunya melalui wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup yang secara rutin mendorong kegiatan di berbagai gugus depan dengan mengedepankan isu-isu ramah lingkungan.


“Kita juga punya wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup. Setiap tahun kita melakukan upaya-upaya di gugus depan yang mengedepankan isu ramah lingkungan,” katanya.


Kak Priyo menilai berbagai upaya yang dilakukan Gerakan Pramuka secara organisasi sudah cukup luas. Namun, penguatan kemitraan dengan berbagai pihak menjadi hal penting agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih besar.


“Yang perlu sebenarnya bagaimana kita membangun kemitraan dengan pihak-pihak lain, karena kita tidak terlepas dari dukungan-dukungan pihak lain,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarda Riau, Kak Anshari Kadir, menekankan pentingnya memasukkan materi ketahanan pangan dalam berbagai pelatihan dan kursus kepramukaan.


Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar anggota Pramuka memiliki pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan tantangan pembangunan, termasuk dalam bidang pangan.


“Dalam pelatihan atau kursus perlu kita sisipkan materi ketahanan pangan,” kata Kak Anshari.


Ia menambahkan, upaya membangun ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh Gerakan Pramuka sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak agar gerakan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Dan ini tidak hanya Pramuka saja, perlu sinergi yang kuat dengan pihak-pihak lain,” ujarnya.


Dialog Riau Menyapa tersebut menjadi ruang untuk memperkuat gagasan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional.


Melalui penguatan pendidikan, kegiatan berbasis lingkungan, pembekalan ketahanan pangan, serta kolaborasi lintas sektor, Kwarda Riau mendorong agar semangat kepramukaan terus diaktualisasikan dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Penulis: Kak Rasid Ahmad






Hari Pramuka ke-65, Kwarda Riau Dorong Kreativitas dan Revitalisasi Pendidikan Karakter

 

Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 Tingkat Daerah Riau di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/8/2026).


Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/8/2026). Momentum ini menjadi refleksi perjalanan Gerakan Pramuka sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan zaman.


Sekretaris Daerah Provinsi Riau selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Riau, Kak Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara.


Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, Syahrial menegaskan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan tetap diberikan. Menurutnya, keterbatasan anggaran harus diikuti dengan efisiensi tanpa mengurangi ruang bagi anggota Pramuka untuk berkembang dan berkreasi.


“Di tengah kondisi fiskal yang sempit, kita tetap dukung kegiatan Pramuka. Kita hanya perlu efisiensi, berhemat, tetapi mencari kegiatan-kegiatan yang efektif untuk adik-adik kita,” kata Syahrial Abdi.


Ia menilai kreativitas anggota Pramuka Riau terlihat dari berbagai penampilan dalam rangkaian upacara, mulai dari atraksi, musikal hingga koreografi. Menurutnya, potensi tersebut perlu mendapatkan ruang dan kesempatan agar dapat berkembang menjadi energi positif bagi generasi muda.


“Kita lihat tadi ada atraksi, ada musikal, dan juga ada koreografi. Artinya anak-anak kita punya kreativitas yang tinggi. Tinggal kita memberi ruang dan kesempatan kepada mereka untuk menampilkan apa yang sudah mereka ikhtiarkan yang terbaik,” ujarnya.


Syahrial juga berharap Gerakan Pramuka di Riau semakin masif dan menjadi wadah alternatif bagi generasi muda, mulai dari tingkat gugus depan hingga golongan Penegak dan Pandega.


Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), derasnya arus informasi, hingga maraknya hoaks.


“Bagaimana AI, teknologi, bahkan hoaks, mudah-mudahan dengan berhimpun, berkomunikasi dan berinteraksi lebih banyak dalam kegiatan Pramuka, anak-anak kita bisa menyalurkan ekspresinya dalam bentuk positif,” katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau, Kak Hendro Ekwarso, menjelaskan sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam rangkaian peringatan tahun ini.


Kegiatan diawali dengan Bulan Bakti Pramuka yang dimulai sejak 1 Agustus 2026 dengan fokus pada penghijauan dan penataan lingkungan. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau.


“Kedua, kita berpartisipasi penuh dalam kegiatan Jambore Nasional. Kemudian kegiatan upacara, kita ada ulang janji, dan yang terakhir adalah ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru, mengenang para pahlawan, khususnya para pejuang-pejuang Pramuka,” jelas Hendro.


Hendro menilai tema peringatan Hari Pramuka ke-65 sangat relevan dengan tantangan pembangunan generasi muda saat ini, termasuk semangat yang tercermin dalam Asta Cita.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki fleksibilitas untuk terus beradaptasi. Karena itu, efisiensi anggaran tidak semestinya menghilangkan makna pembinaan, melainkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan nilai-nilai kepramukaan dalam pembentukan karakter.


“Pramuka itu adalah sesuatu yang bersifat fleksibel. Jadi, walaupun efisiensi, tidak mengurangi atau tidak menghilangkan makna. Justru bagaimana kita bisa mengkapitalisasi nilai-nilai yang ada dan memberikan nilai yang positif dalam pembinaan karakter,” ujarnya.


Ia berharap aktivitas Gerakan Pramuka semakin diperkuat, khususnya dalam konteks pembentukan karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan.


“Kita berharap aktivitas Gerakan Pramuka, terutama dalam konteks pembentukan karakter generasi muda untuk menghadapi tantangan masa yang akan datang, mau tidak mau kita harus merevitalisasi kegiatan-kegiatan Pramuka dalam proses pendidikan karakter,” harap Hendro.


Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan penyerahan Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD) kepada sejumlah insan Pramuka. Penghargaan yang diberikan meliputi Lencana Melati, Darmabakti, Karya Bakti, dan Pancawarsa sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi dalam memajukan Gerakan Pramuka.


Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau turut diisi dengan cek kesehatan gratis di Lapangan Kantor Gubernur Riau. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Gerakan Pramuka terhadap kesehatan sekaligus upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, termasuk para pejuang dan tokoh Pramuka yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.


Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan. Di tengah keterbatasan anggaran dan cepatnya perubahan zaman, Pramuka dituntut tetap hadir sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda—ruang untuk berkarya, berkreasi, berinteraksi, sekaligus membangun karakter.


Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” pun kembali diteguhkan. Bukan sekadar slogan, tetapi komitmen agar setiap kegiatan kepramukaan melahirkan karya dan pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat.


Penulis: Rasid Ahmad