BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Berita Utama

Berita Utama

Berita Pilihan

Berita Pilihan

Kegiatan Binawasa

Binawasa/block-2/#e89319

Kegiatan Binamuda

Bina Muda/block-2/#0099cc

Berita Foto

Berita Foto/block-3/#72347d

Dewan Kerja Daerah

Dewan Kerja/block-1/#2adca1

Satuan Karya Pramuka

Satuan Karya/block-7/#00bfff

In Memorian

In Memorian/block-8/#E74C3C

Humas & Informatika

Humas & Informatika/block-9/#2874A6

BERITA KWARTIR CABANG

Kwartir Cabang/block-4/#F4D03F

Surat Edaran

Surat Edaran/block-6/#E74C3C

Unduhan

Unduhan/block-6/#E74C3C

Kegiatan Gugusdepan

Kegiatan Gudep/block-5/#5499C7

Opini

Opini/block-7/#E74C3C

Fokus Lomba Tingkat Pramuka

Lomba Tingkat

Latest Articles

Pionir Pembina Pramuka Pekanbaru, Karang Pamitran Cabang 2026 Resmi Ditutup

 

Karang Pamitran Cabang Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru resmi ditutup Ketua Kwarcab yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kak Delimarnis pada Ahad (14/6/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Semangat kebersamaan, pengabdian, dan peningkatan kapasitas pembina Pramuka mewarnai penutupan Karang Pamitran Cabang Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 12 hingga 14 Juni 2026 di kompleks Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru itu resmi ditutup oleh Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Kak Delimarnis, S.Pd, Ahad (14/6/2026).


Prosesi penutupan ditandai dengan pencabutan kapak latihan dan pelepasan tanda peserta sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan yang diikuti puluhan pembina Pramuka dari berbagai gugus depan di Kota Pekanbaru.


Turut menyaksikan prosesi tersebut Sekretaris Kwarcab Kota Pekanbaru Kak Irwan Yuliadi, Kepala Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kak Herry Syahrial, Ketua Panitia Kak Ismed Ainuni, para fasilitator, narasumber, dan seluruh peserta Karang Pamitran Cabang 2026.


Ketua Panitia Kak Ismed Ainuni dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang berjalan sesuai jadwal dan berlangsung dengan penuh semangat serta kegembiraan.


“Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan baik. Hanya satu agenda yang tidak dapat dilaksanakan yaitu wisata edukasi ke Pertamina Hulu Rokan untuk menyaksikan film dokumenter sejarah minyak dan gas di Riau. Namun kegiatan tersebut kami ganti dengan fun games yang tidak kalah menarik di areal Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,” ujarnya.


Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, Karang Pamitran Cabang 2026 juga menghasilkan kesepakatan penting yang akan menjadi pedoman bersama bagi gugus depan se-Kota Pekanbaru.


Menurut Kak Ismed, para peserta menyepakati dua materi yang akan diterapkan secara seragam di seluruh gugus depan, yakni tata pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan latihan pada setiap golongan serta tata cara pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) beserta rentang waktu pelaksanaannya.


“Kami berharap kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di Kota Pekanbaru,” katanya.


Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme selama tiga hari tanpa kendala berarti.


“Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan riang gembira dan tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan,” tambahnya.


Atas nama panitia, Kak Ismed menyampaikan terimakasih kepada Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekanbaru, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seluruh panitia, fasilitator, narasumber, dan peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.


“Mudah-mudahan pengorbanan Kakak-kakak meninggalkan keluarga dan tugas sehari-hari demi mengikuti kegiatan ini menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya.


Sementara itu, mewakili peserta, Kak Nurindah Sari, S.Pd.Gr mengungkapkan bahwa Karang Pamitran menjadi pengalaman berharga yang memberikan banyak manfaat bagi para pembina Pramuka.


“Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat berharga untuk menambah wawasan, mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya.


Menurutnya, suasana kekeluargaan yang terjalin selama kegiatan menjadi kesan paling mendalam yang dirasakan seluruh peserta.


“Setiap materi, permainan, diskusi, dan aktivitas yang kami ikuti memberikan pengalaman yang sangat berarti dan menjadi bekal untuk diterapkan serta dibagikan kepada peserta didik di gugus depan masing-masing,” katanya.


Ia berharap Karang Pamitran dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan program-program yang semakin kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi para pembina.


Dalam sambutannya, Kak Delimarnis menegaskan bahwa berakhirnya Karang Pamitran bukanlah akhir dari proses belajar seorang pembina Pramuka.


Ia mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan di satuan masing-masing.


“Jangan jadikan Karang Pamitran ini sebagai wadah terakhir untuk menambah wawasan. Teruslah belajar dan menggali informasi dari berbagai sumber. Terapkan apa yang sudah diperoleh di gugus depan masing-masing,” pesannya.


Kak Delimarnis juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antarpeserta sebagai jaringan pembina yang saling mendukung dan berbagi pengalaman.


Menurutnya, peserta Karang Pamitran 2026 memiliki peran istimewa sebagai pionir karena kegiatan serupa telah lama tidak diselenggarakan oleh Kwarcab Kota Pekanbaru.


“Sudah puluhan tahun Karang Pamitran tidak dilaksanakan di Kota Pekanbaru. Karena itu, Kakak-kakak yang hadir hari ini adalah pionir. Bukan hanya menjadi peserta pertama, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan Kwarcab dan narasumber untuk berbagi ilmu kepada pembina lain yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini,” tegasnya.


Dengan semangat “Mengabdi Dengan Ikhlas, Membina Dengan Teladan”, Karang Pamitran Cabang 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya pembina-pembina Pramuka yang semakin kompeten, inspiratif, dan mampu menghadirkan pendidikan kepramukaan yang berkualitas di setiap gugus depan.


“dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, Karang Pamitran Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Kak Delimarnis yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.


Penutupan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menandai berakhirnya tiga hari proses belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat komitmen para pembina untuk terus membina generasi muda Pekanbaru yang berkarakter, tangguh, dan berjiwa Pramuka.


Penulis: Kak Rasid Ahmad









RAKERDA Gerakan Pramuka Riau Digelar Awal Juli, Perkuat Konsolidasi dan Arah Gerakan Pramuka

 



Kwardariau.or.id, Pekanbaru– Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau akan menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2026 pada 1–3 Juli mendatang di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau, Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja Gerakan Pramuka Riau ke depan.


RAKERDA tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang lebih komprehensif dengan melibatkan unsur pengurus Kwarda, Kwartir Cabang (Kwarcab), serta Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega se-Riau. Selain rapat kerja, agenda juga dirangkai dengan Sidang Paripurna Daerah (SIDPARDA) dan Rapat Paripurna Kwarda.


Ketua Panitia RAKERDA 2026, Kak Hendro Ekwarso, mengatakan SIDPARDA akan berlangsung pada 1–2 Juli 2026 dan menjadi ruang strategis bagi Dewan Kerja untuk menyampaikan gagasan, evaluasi, serta rekomendasi dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Provinsi Riau.


“Melalui SIDPARDA, kami berharap lahir berbagai pemikiran konstruktif dari Pramuka Penegak dan Pandega yang dapat menjadi masukan bagi pengembangan organisasi dan pembinaan generasi muda di Riau,” ujar Kak Hendro dalam rapat panitia yang digelar secara daring, Senin (15/6/2026).


Ia menjelaskan, pembukaan SIDPARDA dijadwalkan pada 1 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, Rapat Paripurna Kwarda akan dilaksanakan pada 2 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Kwarda bersama Kwarcab mulai pukul 14.00 WIB hingga 3 Juli 2026.


Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk akomodasi bagi peserta dari luar Kota Pekanbaru di Mess BPSDM Provinsi Riau.


Peserta SIDPARDA dijadwalkan melakukan check-in pada 1 Juli 2026 mulai pukul 13.00 WIB dan check-out pada 2 Juli 2026 sebelum pukul 12.00 WIB. Sementara peserta Rapat Kerja Kwarda bersama Kwarcab akan mulai menempati penginapan pada 2 Juli dan check-out pada 3 Juli 2026.


Dalam upaya menerapkan konsep kegiatan yang lebih efisien dan ramah lingkungan, panitia memutuskan seluruh materi persidangan dan rapat akan dibagikan dalam bentuk digital melalui tautan Google Drive yang dapat diakses peserta sebelum kegiatan berlangsung.


“Kami tidak lagi mencetak dokumen dalam bentuk hardcopy. Selain lebih efisien, langkah ini juga mendukung gerakan pengurangan penggunaan kertas dalam kegiatan organisasi,” jelas Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Riau tersebut.


Adapun seminar kit yang disiapkan panitia terdiri atas tanda peserta, blocknote, dan ballpoint. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk optimalisasi penggunaan anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada peserta.


Panitia juga terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis lainnya, termasuk konsumsi peserta selama rangkaian kegiatan berlangsung. Seluruh kebutuhan tersebut akan dikoordinasikan secara intensif agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Melalui RAKERDA 2026, Kwarda Gerakan Pramuka Riau berharap dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat peran Pramuka dalam pembinaan karakter generasi muda, sekaligus menjawab tantangan perkembangan zaman melalui program-program yang inovatif, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.


Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan pengabdian yang menjadi ruh Gerakan Pramuka, RAKERDA 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi organisasi serta mewujudkan Gerakan Pramuka Riau yang semakin maju, adaptif, dan berdaya saing.



Penulis: Kak Rasid Ahmad

Editor: Kak Febriko

Karang Pamitran Perdana Kwarcab Pekanbaru Resmi Dibuka, Perkuat Kompetensi Pembina Pramuka Menuju Gugus Depan Berkualitas

 

Penancapan Kapak Kegiatan Karang Pamitran Cabang Tahun 2026 oleh Ketua Kwarcab yang diwakili Waka Abdimasgana didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pekanbaru, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Sekretaris Kwarcab dan Kepala Pusdiklatcab.

Kwardariau.or.id, Pekanbaru -  Semangat pengabdian dan komitmen membangun generasi muda kembali menggelora di lingkungan Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru resmi membuka Karang Pamitran Cabang Tahun 2026 yang dipusatkan di areal kompleks Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Jumat (12/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Ahad (14/6/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi para pembina Pramuka untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat jejaring persaudaraan, sekaligus menyamakan visi dalam memajukan pendidikan kepramukaan di gugus depan.


Mengusung tema "Mengabdi Dengan Ikhlas, Membina Dengan Teladan" dan motto "Ikhlas Bakti Ber Budi Bawa Laksana", Karang Pamitran Cabang 2026 diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pembina Siaga, Penggalang, dan Penegak dari berbagai gugus depan di Kota Pekanbaru.


Ketua Panitia, Kak Ismed Ainuni, menjelaskan bahwa Karang Pamitran merupakan wadah strategis bagi para pembina untuk mengembangkan kemampuan, memperkaya pengalaman, serta meningkatkan keterampilan dalam membina peserta didik Pramuka.


"Tujuan Karang Pamitran adalah membina dan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan para pembina, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan kepramukaan di gugus depan dengan pengabdian dan tanggung jawab yang tinggi," ujarnya.


Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 32 Pembina Siaga, 32 Pembina Penggalang, dan 16 Pembina Penegak, yang selama tiga hari akan mengikuti berbagai sesi pelatihan, diskusi, berbagi pengalaman, dan penguatan kapasitas pembina.


Mewakili Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru, Wakil Ketua Kwarcab Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Lingkungan Hidup, Kak Zarman Candra, menyampaikan bahwa Karang Pamitran Cabang 2026 merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan pada masa bakti Kwarcab Kota Pekanbaru periode 2025–2030.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempertemukan para pembina Pramuka dari berbagai golongan dan satuan guna memperkuat kualitas pendidikan kepramukaan di Kota Pekanbaru.


"Karang Pamitran ini merupakan wadah untuk mempertemukan, mempersatukan, serta membina persahabatan dan persaudaraan para pembina Pramuka. Di sini para pembina dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan yang dimiliki di gugus depannya masing-masing," katanya.


Kak Zarman mengingatkan bahwa peran pembina sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, para peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan riang gembira.


Dalam sambutannya, Kak Zarman juga mengingatkan pesan Wali Kota Pekanbaru selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang disampaikan pada pertemuan dengan kepala sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta beberapa waktu lalu.


Saat itu, Walikota selaku Kamabicab menegaskan bahwa aktif atau tidaknya kegiatan Pramuka di sekolah menjadi salah satu indikator penilaian kepala sekolah.


Pesan tersebut, menurut Kak Zarman, menunjukkan betapa pentingnya pendidikan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, patriotik, serta memiliki kecakapan hidup.


"Pramuka di gugus depan tidak boleh hanya menjadi papan nama. Kegiatan kepramukaan harus benar-benar hidup dan aktif dilaksanakan. Kakak-kakak pembina adalah garda terdepan yang menentukan keberhasilan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka," tegasnya.


Ia juga menyinggung target yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kepada gugus depan yang berpangkalan di SD dan SMP agar mampu melahirkan minimal dua Pramuka Garuda dari setiap gugus depan.


Target tersebut, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para pembina untuk meningkatkan kualitas pembinaan di satuannya masing-masing.


Kepada para fasilitator dan narasumber, Kak Zarman berpesan agar proses pembelajaran selama Karang Pamitran dikemas dengan metode pendidikan orang dewasa yang menarik, partisipatif, dan menyenangkan.


"Gunakan metode belajar sambil melakukan, libatkan peserta secara aktif, dan berikan penguatan terhadap materi yang dibahas sehingga dapat diterapkan langsung di gugus depan," pesannya.


Sementara kepada panitia, ia meminta agar seluruh aspek penyelenggaraan mulai dari pelayanan peserta, konsumsi, perlengkapan, dokumentasi, hingga evaluasi kegiatan dapat dilaksanakan secara optimal.


Pembukaan Karang Pamitran Cabang 2026 turut dihadiri Sekretaris Kwarcab Kota Pekanbaru Kak Irwan Yuliadi, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekanbaru, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, jajaran Andalan Cabang, Ketua Kwartir Ranting se-Kota Pekanbaru, Kepala Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kak Herry Syahrial, para fasilitator, narasumber, serta seluruh peserta.


Kegiatan resmi dibuka dengan ucapan "Bismillahirrahmanirrahim" oleh Kak Zarman Candra, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh semangat kebersamaan.


Karang Pamitran Cabang 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya pembina-pembina Pramuka yang semakin kompeten, inspiratif, dan mampu menghadirkan pendidikan kepramukaan yang berkualitas di setiap gugus depan, demi melahirkan generasi muda Pekanbaru yang tangguh dan berkarakter.


Penulis: Kak Rasid Ahmad

Sambutan Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru yang diwakili Waka Abdimasgana Kak Zarman Candra, S.STP., M.Si sekaligus membuka kegiatan Karang Pamitran Cabang.


















Penyegaran Pelatih Kwarcab Kota Pekanbaru Digelar, Perkuat Kompetensi dan Inovasi Pendidikan Kepramukaan

 

Sedang berlangsung sambutan Ketua Kwarda Riau yang diwakili Wakil Ketua (Waka) Bidang Binawasa Kak Anshari Kadir pada pembukaan kegiatan Penyegaran Pelatih Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kwarcab Kota Pekanbaru.

Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kegiatan Penyegaran Pelatih Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru resmi digelar di Gedung Tengku Maharatu, Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026).


Kegiatan tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas sekaligus pemutakhiran wawasan para Pelatih Pembina Pramuka agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan generasi muda saat ini.


Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, penyampaian materi sistem pola segmental, bagan alur prosedur operasional standar penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi anggota dewasa, hingga materi dan praktik aplikasi Monitoring Naratama dan Narakarya sebelum akhirnya ditutup secara resmi.


Ketua Panitia, Kak Yuherlis, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 33 pelatih.


Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau yang diwakili Wakil Ketua Bidang Binawasa, Kak Anshari Kadir.


Dalam sambutannya, Kak Anshari menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan panitia yang telah menginisiasi kegiatan penyegaran pelatih tersebut.


“Ini adalah langkah nyata dalam menjaga kualitas dapur pendidikan kepramukaan kita,” kata Kak Anshari.


Ia menegaskan bahwa dunia terus berubah dengan sangat cepat, terlebih Generasi Alpha saat ini tumbuh di era digital yang sangat dinamis. Karena itu, kurikulum dan metode pelatihan kepramukaan tidak boleh berjalan di tempat.


“Pelatih harus menjadi sosok yang paling relevan. Kita tidak boleh terjebak pada kejayaan masa lalu, melainkan harus mampu menerjemahkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka ke dalam bahasa masa kini,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan penyegaran bukan berarti para pelatih melupakan materi yang telah dimiliki, melainkan menjadi upaya menyamakan persepsi sekaligus memperbarui metodologi pelatihan agar selaras dengan perkembangan keputusan terbaru Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.


Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan ide-ide kreatif dalam penyelenggaraan kursus kepramukaan seperti KMD dan KML agar lebih menarik tanpa mengurangi kualitas pendidikan karakter yang menjadi inti Gerakan Pramuka.


“Harapan kita semua, mari kita gunakan momen ini sebagai ajang diskusi,” harapnya.


Kak Anshari juga menekankan bahwa pelatih bukan sekadar instruktur, tetapi figur teladan atau role model dalam pendidikan karakter.


“Keberhasilan pendidikan karakter di Gugus Depan sangat bergantung pada kualitas Pembina, dan kualitas Pembina adalah tanggung jawab Kakak-kakak sebagai Pelatih,” katanya.


Ia pun mengajak seluruh pelatih menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru.


Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang diwakili Wakil Ketua Bidang Binawasa, Kak Delimarnis, mengatakan bahwa kegiatan penyegaran pelatih merupakan wadah peningkatan kompetensi dan pemutakhiran wawasan Pelatih Pembina Pramuka terkait perkembangan kepramukaan tingkat dunia atau World Organization of the Scout Movement (WOSM).


Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menambah informasi, pengetahuan, dan kecakapan para pelatih agar mampu meningkatkan kualitas diri dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.


“Untuk itu saya berpesan kepada peserta agar mengikuti penyegaran pelatih ini dengan baik, sungguh-sungguh dan penuh semangat. Apabila ada hal-hal yang kurang paham atau belum jelas jangan sungkan-sungkan bertanya kepada Tim Fasilitator atau Narasumber,” pesan Kak Delimarnis.


Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa selama Mei 2026 terdapat empat agenda pendidikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan, yakni Dianpinru, Dianspinsat, KMD, dan KPDK.


Karena itu, ia berharap para pelatih dapat terus menghadirkan inovasi dalam setiap kegiatan diklat kepramukaan.


“Terus upgrade diri dan jangan tinggalkan Gugusdepan sebagai labor Pelatih Pembina Pramuka,” ujarnya.


Kepada tim fasilitator dan narasumber, Kak Delimarnis berpesan agar menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan penuh semangat. Sementara kepada panitia, ia meminta agar seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara maksimal mulai dari pelayanan sekretariat, konsumsi, perlengkapan, dokumentasi hingga evaluasi pelaksanaan kegiatan.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pelatih yang telah meluangkan waktu demi menyukseskan kegiatan tersebut.


“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Penyegaran Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Kota Pekanbaru Tahun 2026 saya nyatakan dibuka,” tutupnya.


Penulis: Kak Rasid Ahmad








Dianpinsat Kwarcab Kota Pekanbaru 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Pemimpin Muda Pramuka yang Tanggap dan Bermartabat

 

Plh Kadispora Kota Pekanbaru diwakili Kabid Layanan Kepemudaan Kak Genta memberikan sambutan pada pembukaan Geladian Pimpinan Satuan di SMK Labor Binaan FKIP Unri, Jum'at, 22/5/2026

Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Semangat kepemimpinan dan jiwa kebersamaan tampak begitu terasa dalam pembukaan Geladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang digelar di SMK Labor Binaan FKIP Universitas Riau, Jumat (22/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung hingga Ahad (24/5/2026) tersebut menjadi ajang pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk memperkuat kemampuan memimpin, mengelola organisasi, serta membangun karakter generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab.


Mengusung tema “Ciptakan Pemuda Tanggap, Cerdas Menuju Generasi Bermartabat”, Dianpinsat tahun ini diikuti sebanyak 48 peserta putra dan putri dari kwartir ranting se-Kota Pekanbaru.


Ketua Sangga Kerja, Indah Cahyani, mengatakan kegiatan ini merupakan wadah penting bagi anggota Pramuka untuk belajar menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing.


“Peserta Dianpinsat berasal dari Pramuka Penegak dan Pandega kwartir ranting se-Kota Pekanbaru. Total peserta berjumlah 48 orang,” ujarnya.


Ia menjelaskan, terdapat dua kwartir ranting yang belum dapat mengikuti kegiatan tahun ini, yakni Kwarran Rumbai Timur dan Kwarran Rumbai Barat.


Sementara itu, Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda, Kak Novandri Candra, menegaskan bahwa Dianpinsat bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa, melainkan ruang pembentukan calon pemimpin masa depan.


Menurutnya, melalui kegiatan ini para peserta dilatih untuk memahami sistem kepemimpinan dalam satuan Pramuka, mulai dari kemampuan mengelola administrasi, menyusun program kerja, memimpin anggota, hingga membangun kerja sama yang solid di dalam ambalan dan gugus depan.


“Dianpinsat adalah tempat memberikan latihan bagi pengurus Dewan Ambalan, Pemimpin Sangga dan Wakil Pemimpin Sangga agar mereka mampu mengelola satuannya dengan baik,” jelas Kak Candra.


Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan serta keterampilan kepemimpinan.


“Kalau ada yang belum dipahami jangan ragu bertanya kepada tim instruktur. Setelah mengikuti Dianpinsat ini, adik-adik diharapkan mampu mempraktikkan sistem beregu dan menjadi pemimpin yang baik di gugus depannya masing-masing,” katanya.


Dalam arahannya, Kak Candra juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus belajar dan mengembangkan diri.


“Adik-adik adalah pemimpin masa depan. Teruslah berlatih, terus belajar, jadilah teladan bagi teman-temannya, serta miliki keterampilan agar kelak menjadi pribadi yang sukses dunia dan akhirat,” pesannya.


Tidak hanya kepada peserta, apresiasi juga diberikan kepada tim instruktur dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan matang.


Ia meminta para instruktur menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan penuh semangat agar peserta merasa nyaman selama mengikuti kegiatan.


“Kepada panitia, saya berpesan agar seluruh pelaksanaan kegiatan dapat berjalan baik mulai dari pelayanan, konsumsi, perlengkapan hingga dokumentasi,” ujarnya.


Diakhir sambutannya, Kak Candra turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Dianpinsat 2026, termasuk Dispora Kota Pekanbaru, para Ketua Kwarran se-Kota Pekanbaru, serta pihak SMK Labor Binaan FKIP Universitas Riau.


“Semoga Allah SWT meridhai segala usaha kita dalam memajukan Gerakan Pramuka,” tutupnya.


Kegiatan Dianpinsat Kwarcab Kota Pekanbaru Tahun 2026 pun resmi dibuka dengan penuh semangat dan harapan lahirnya generasi muda Pramuka yang tanggap, cerdas, serta bermartabat.


Penulis: Kak Rasid Ahmad

Ketua Kwarcab diwakili Wakabinamuda Kak Novandri Candra, S.Pd membuka Geladian Pimpinan Satuan Kwarcab Kota Pekanbaru Tahun 2026