Kukuhkan Pelatih dan Buka Narakarya-Naratama, ini pesan Ketua Harian Kwarcab Kota Pekanbaru

Tidak ada komentar
Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru diwakili oleh Ketua Harian Kak Toni Werdiansyah memasang tanda jabatan Pelatih pada acara pengukuhan Pelatih Kwarcab Kota Pekanbaru pada Jum'at, 1/4/2022 di aula SMA Handayani Pekanbaru



Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru diwakili oleh Ketua Harian Kak Toni Werdiansyah kukuhkan Pelatih Pembina Pramuka, serahkan Surat Keputusan (SK) Tim Pelatih Pembina Pramuka Pusdiklatcab Kota Pekanbaru, SK Panitia Narakarya dan Naratama dan membuka kegiatan Narakarya dan Naratama pada Jumat (1/4/2022) bertempat di aula SMA Handayani Pekanbaru.

Hadir pada saat acara Wakil Ketua Kwarcab bidang pembinaan anggota dewasa Kak Desrir Miftah, Wakil Ketua bidang pembinaan anggota muda Kak Jacky Nurwandy, Wakil Ketua bidang organisasi dan hukum Kak Linda Usmayati, Kepala Pusdiklatcab Kak Yuherlis, para Pelatih Pembina Pramuka dan peserta Narakarya dan Naratama.

Ketua Harian Kwarcab Kak Toni menyampaikan tanda jabatan pelatih berbentuk jantung, apabila berhenti jantung maka matilah tubuh itu, inilah yang harus kita kenang dan menjadi insiprasi bagi kita.

bahwa Pelatih Pembina Pramuka adalah jantungnya Gerakan Pramuka, jangan sampai kita berhenti, intinya adalah bahwa mari kita semua Pelatih menjadi teladan, sehingga benarlah bahwa apabila jantung itu bagus maka baguslah seluruh anggota tubuh kata Kak Toni.

Ketua Harian Kwarcab Kota Pekanbaru menandatangani berita acara pengukuhan Pelatih Kwarcab Kota Pekanbaru


Kak Toni menyampaikan selamat kepada Pelatih yang telah dikukuhkan dan Pelatih yang telah di-SK-kan oleh Kwarcab yang tergabung di Tim Pelatih Pusdiklatcab Kota Pekanbaru.

Untuk menjadi pelatih ideal itu syaratnya ada tiga. Pertama memiliki ijazah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD), kedua ada Surat Hak Latih Dasar (SHL-D) dan yang ketiga selalu melatih dan menjadi Fasilitator tambahnya

nah untuk pengembangan diri kita semua, Alhamdulillah potensi Pelatih kita ini bukan hanya untuk di dalam Gerakan Pramuka bahkan institusi-institusi lain yang membutuhkan keahlian kita, bahkan bukan hanya keahlian Pramuka tapi keahlian di bidang lain tapi sampai hari ini masih dimanfaatkan oleh seluruh institusi yang ada di Provinsi Riau khususnya di Kota Pekanbaru ungkapnya.

Ketua Harian Kwarcab Kota Pekanbaru menyerahkan SK Tim Pelatih Pusdiklatcab Kota Pekanbaru kepada Kepala Pusdiklatcab Kak Yuherlis



Kakak-kakak yang menjadi narasumber, fasilitator di luar Gerakan Pramuka bukan hanya kebanggaan Kakak pribadi tetapi juga adalah kebanggaan Gerakan Pramuka kita kata mantan Kapusdiklatcab Kota Pekanbaru ini.

Nah kita berharap ke depan semakin banyak Pelatih-pelatih kita ini memang diakui keberadaanyya oleh institusi lain baik oleh pemerintah dan swasta, nah ini adalah bukti dan fakta bahwa Pelatih-pelatih Kwarcab Kota Pekanbaru bukan layak tampil lagi tetapi sudah barang jadi harapnya.

Kak Toni juga menyampaikan bahwa Kwarcab menyesuaikan dengan aturan yang ada sehingga Korps Pelatih itu hari ini namamya Tim Pelatih Pusdiklatcab, Tim Pelatih yang sudah dibentuk merupakan tempat kita bergabung, tempat kita berkomunikasi, berdiskusi tentang kemajuan kepelatihan.

Ketua Harian mempersilahkan kepada Kakak-kakak Pembina dan Pelatih yang baru lulus dari KMD, KML, KPD atau KPL dapat berkomunikasi dengan Panitia Narakarya dan Naratama.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Narakarya dan Naratama Kak M. Kasir menyampaikan bahwa kegiatan Narakarya dan Naratama dilaksanakan selama 4 sesi (4 triwulan), triwulan 1 (Januari  Maret), triwulan 2 (April-Juni), triwulan 3 (Juli-September) dan triwulan 4 (Oktober-Desember).

“Untuk sesi 1 (Januari-Maret), jumlah peserta 38 orang terdiri dari Narakarya dasar 18 orang Narakarya lanjutan 17 orang Naratama dasar 1 orang dan Naratama lanjutan 1 orang serta didampingi oleh Pelatih Pembimbing dari Pusdiklatcab Kota Pekanbaru kata Kak Kasir.

Narakarya adalah masa pengembangan setelah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) sedangkan Naratama adalah masa pengembangan setelah mengikuti Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KPD) dan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KPL).

Narakarya dan Naratama adalah proses yang harus diselesaikan sehingga yang bersangkutan berhak mendapat Surat Hak Bina (SHB) dan atau Surat Hak Latih (SHL). SHB terdiri dari dua tingkatan yaitu SHB Dasar untuk lulusan KMD dan SHB Lanjutan untuk lulusan KML. SHL terdiri dari dua tingkatan yaitu SHL Dasar untuk lulusan KPD dan SHL Lanjutan untuk lulusan KPL.

SHB (dasar dan lanjutan) dan SHL (dasar dan lanjutan) merupakan lisensi bagi Anggota Dewasa Gerakan Pramuka untuk dapat menjadi Pembina Pramuka dan atau Pelatih Pembina Pramuka serta sebagai syarat untuk dapat mengikuti jenjang kursus kepramukaan yang lebih tinggi dan untuk dapat menduduki jabatan tertentu di Gerakan Pramuka.

Penulis : Kak  Irwan Yuliadi



Tidak ada komentar

Posting Komentar