BKKBN Riau Kukuhkan Ketua Kwarda menjadi Bapak Asuh Anak Stunting Provinsi Riau

Tidak ada komentar
Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Kak Mardalena Wati Yulia memasangkan selempang Bapak Asuh Anak Stunting Provinsi Riau kepada Ketua Kwarda Riau Kak Kasiarudin di Pekanbaru, 13/10/2022



Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau Kak Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si kukuhkan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau Kak H. Kasiarudin, S.H menjadi Bapak Asuh Anak Stunting Provinsi Riau. Pengukuhan dilaksanakan setelah Pelantikan Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (Mabisaka) dan Pimpinan Saka Kencana Tingkat Daerah Riau masa bakti 2019-2024 di Hotel Grand Central Pekanbaru, Kamis, 13/10/2022.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Kak Mardalena mengatakan pemberian Bapak Asuh Anak Stunting kepada Ketua Kwarda Riau terkait penurunan angka stunting dimana diperlukan keterlibatan semua mitra kerja.


“pada hari ini kita kukuhkan Ketua Kwarda sebagai Bapak Asuh, kita harapkan bersinergi bersama-sama dalam rangka percepatan penurunan angka stunting” kata Mardalena.


“karena kita ketahui bersama bahwa stunting itu, salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama” jelasnya.


“nah nanti kita tentu galang, memberikan bantuan kepada anak-anak yang beresiko stunting” tambahnya.


Beliau mengharapkan, melalui program Bapak Asuh dan dikukuhkannya Ketua Kwarda sebagai Bapak Asuh bisa bersama-sama memberikan makanan bergizi kepada keluarga yang beresiko stunting, minimal selama 6 bulan diberikan sehingga tadinya beresiko stunting mudah-mudahan tidak terjadi stunting.


Sementara itu, Ketua Kwarda mengungkapkan beliau tidak menyangka akan dikukuhkan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Provinsi Riau.


“saya tidak menyangka, saya betul-betul kaget, bahkan saya merinding karena semua ini adalah skenario Allah SWT” kata Kak Ilal sapaan akrab beliau.


“untuk selanjutnya saya akan berkoordinasi dengan Ibu Mardalena, apa yang patut kita lakukan” tambahnya.


“Gerakan Pramuka selain diberikan tanggungjawab juga diberikan apresiasi terutama metoda dan kurikulum pendidikan kepramukaan bisa masuk ke seluruh lapisan masyarakat” jelas mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau ini.


Penulis : Kak Irwan Yuliadi


 








Tidak ada komentar

Posting Komentar