BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Fokus Lomba Tingkat Pramuka

Lomba Tingkat
Tampilkan postingan dengan label Berita Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Utama. Tampilkan semua postingan

Jambore Nasional XII Resmi di tutup, pesan Ka.Kwarnas Pramuka harus mampu berikan tindakan yang nyata.

 


Kwardariau.or.id, Cibubur Jakarta. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen. Pol (Purn) Drs. Budi Waseso resmi menutup Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Kamis malam 20/8/26. 


Penutupan berjalan khidmat, lancar, sukses dan aman yang dihadiri Pimpinan, Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serta didampingi Sekretaris Jenderal Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P. selaku Ketua Panitia Pelaksana Jambore Nasional XII sebagai melapor selama proses kegiatan Jamnas.

 

Dalam amanatnya, Ketua Kwartir Nasional menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia penyelenggara, pembina, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Jamnas XII dengan lancar dan sukses. 


"Ia juga menekankan, jadilah kalian Pramuka yang mampu memberikan contoh melalui tindakan nyata. Jadilah pelopor dalam menjaga kebersihan, dan kelestarian lingkungan, kenali potensi pangan didaerah kalian, belajarlah tentang pertanian, peternakan, perikanan, teknologi tepat guna, pengolahan hasil pangan, dan kewirausahaan". pesannya.


“Seluruh keberhasilan Jamnas XII ini adalah buah kerja keras, gotong royong, dan semangat persaudaraan yang kita junjung tinggi. Kalian semua adalah bukti bahwa Pramuka Indonesia terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan peduli sesama,” ujar Kak Budi.


Terima kasih kepada pemerintah pusat, daerah, kementerian dan lembaga, TNI, POLRI, tenaga Kesehatan, relawan, dunia usaha, media massa, untuk kontingen, para orang tua, seluruh mitra stategis Gerakan Pramuka yang telah memberikan dukungan dan keterlibatan semuanya demi terselenggaranya kegiatan ini. Imbuhnya.


Liputan humas dilapangan, selesai ditutup, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka membacakan sebait pantun kepada seluruh hadirin, peserta, panitia, Instruktur, Narasumber dan tamu undangan. 


Penulis: Humaskwarda







Kwarda Riau Mantapkan Peran Pramuka Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru — Dua pimpinan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau menjadi narasumber dalam Dialog Riau Menyapa RRI Pro1 Pekanbaru, Kamis (20/8/2026).


Dialog tersebut mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan pembahasan mengenai peran Gerakan Pramuka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Riau, Kak Priyo Anggoro, mengatakan tema tersebut menjadi momentum untuk kembali menyegarkan semangat Gerakan Pramuka dalam mengambil bagian dari berbagai upaya pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada beras.


“Tema ini mengaktualisasi dan merefresh kembali semangat-semangat yang dulu memang sudah terbangun di dalam Gerakan Pramuka, bagaimana Gerakan Pramuka menjadi agen dan bagian dari upaya-upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya dalam pencapaian swasembada beras,” ujar Kak Priyo.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk terlibat dalam berbagai gerakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.


Salah satunya melalui wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup yang secara rutin mendorong kegiatan di berbagai gugus depan dengan mengedepankan isu-isu ramah lingkungan.


“Kita juga punya wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup. Setiap tahun kita melakukan upaya-upaya di gugus depan yang mengedepankan isu ramah lingkungan,” katanya.


Kak Priyo menilai berbagai upaya yang dilakukan Gerakan Pramuka secara organisasi sudah cukup luas. Namun, penguatan kemitraan dengan berbagai pihak menjadi hal penting agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih besar.


“Yang perlu sebenarnya bagaimana kita membangun kemitraan dengan pihak-pihak lain, karena kita tidak terlepas dari dukungan-dukungan pihak lain,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarda Riau, Kak Anshari Kadir, menekankan pentingnya memasukkan materi ketahanan pangan dalam berbagai pelatihan dan kursus kepramukaan.


Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar anggota Pramuka memiliki pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan tantangan pembangunan, termasuk dalam bidang pangan.


“Dalam pelatihan atau kursus perlu kita sisipkan materi ketahanan pangan,” kata Kak Anshari.


Ia menambahkan, upaya membangun ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh Gerakan Pramuka sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak agar gerakan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Dan ini tidak hanya Pramuka saja, perlu sinergi yang kuat dengan pihak-pihak lain,” ujarnya.


Dialog Riau Menyapa tersebut menjadi ruang untuk memperkuat gagasan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional.


Melalui penguatan pendidikan, kegiatan berbasis lingkungan, pembekalan ketahanan pangan, serta kolaborasi lintas sektor, Kwarda Riau mendorong agar semangat kepramukaan terus diaktualisasikan dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Penulis: Kak Rasid Ahmad






Hari Pramuka ke-65, Kwarda Riau Dorong Kreativitas dan Revitalisasi Pendidikan Karakter

 

Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 Tingkat Daerah Riau di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/8/2026).


Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/8/2026). Momentum ini menjadi refleksi perjalanan Gerakan Pramuka sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan zaman.


Sekretaris Daerah Provinsi Riau selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Riau, Kak Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara.


Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, Syahrial menegaskan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan tetap diberikan. Menurutnya, keterbatasan anggaran harus diikuti dengan efisiensi tanpa mengurangi ruang bagi anggota Pramuka untuk berkembang dan berkreasi.


“Di tengah kondisi fiskal yang sempit, kita tetap dukung kegiatan Pramuka. Kita hanya perlu efisiensi, berhemat, tetapi mencari kegiatan-kegiatan yang efektif untuk adik-adik kita,” kata Syahrial Abdi.


Ia menilai kreativitas anggota Pramuka Riau terlihat dari berbagai penampilan dalam rangkaian upacara, mulai dari atraksi, musikal hingga koreografi. Menurutnya, potensi tersebut perlu mendapatkan ruang dan kesempatan agar dapat berkembang menjadi energi positif bagi generasi muda.


“Kita lihat tadi ada atraksi, ada musikal, dan juga ada koreografi. Artinya anak-anak kita punya kreativitas yang tinggi. Tinggal kita memberi ruang dan kesempatan kepada mereka untuk menampilkan apa yang sudah mereka ikhtiarkan yang terbaik,” ujarnya.


Syahrial juga berharap Gerakan Pramuka di Riau semakin masif dan menjadi wadah alternatif bagi generasi muda, mulai dari tingkat gugus depan hingga golongan Penegak dan Pandega.


Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), derasnya arus informasi, hingga maraknya hoaks.


“Bagaimana AI, teknologi, bahkan hoaks, mudah-mudahan dengan berhimpun, berkomunikasi dan berinteraksi lebih banyak dalam kegiatan Pramuka, anak-anak kita bisa menyalurkan ekspresinya dalam bentuk positif,” katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau, Kak Hendro Ekwarso, menjelaskan sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam rangkaian peringatan tahun ini.


Kegiatan diawali dengan Bulan Bakti Pramuka yang dimulai sejak 1 Agustus 2026 dengan fokus pada penghijauan dan penataan lingkungan. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau.


“Kedua, kita berpartisipasi penuh dalam kegiatan Jambore Nasional. Kemudian kegiatan upacara, kita ada ulang janji, dan yang terakhir adalah ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru, mengenang para pahlawan, khususnya para pejuang-pejuang Pramuka,” jelas Hendro.


Hendro menilai tema peringatan Hari Pramuka ke-65 sangat relevan dengan tantangan pembangunan generasi muda saat ini, termasuk semangat yang tercermin dalam Asta Cita.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki fleksibilitas untuk terus beradaptasi. Karena itu, efisiensi anggaran tidak semestinya menghilangkan makna pembinaan, melainkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan nilai-nilai kepramukaan dalam pembentukan karakter.


“Pramuka itu adalah sesuatu yang bersifat fleksibel. Jadi, walaupun efisiensi, tidak mengurangi atau tidak menghilangkan makna. Justru bagaimana kita bisa mengkapitalisasi nilai-nilai yang ada dan memberikan nilai yang positif dalam pembinaan karakter,” ujarnya.


Ia berharap aktivitas Gerakan Pramuka semakin diperkuat, khususnya dalam konteks pembentukan karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan.


“Kita berharap aktivitas Gerakan Pramuka, terutama dalam konteks pembentukan karakter generasi muda untuk menghadapi tantangan masa yang akan datang, mau tidak mau kita harus merevitalisasi kegiatan-kegiatan Pramuka dalam proses pendidikan karakter,” harap Hendro.


Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan penyerahan Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD) kepada sejumlah insan Pramuka. Penghargaan yang diberikan meliputi Lencana Melati, Darmabakti, Karya Bakti, dan Pancawarsa sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi dalam memajukan Gerakan Pramuka.


Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau turut diisi dengan cek kesehatan gratis di Lapangan Kantor Gubernur Riau. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Gerakan Pramuka terhadap kesehatan sekaligus upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, termasuk para pejuang dan tokoh Pramuka yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.


Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah Riau akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan. Di tengah keterbatasan anggaran dan cepatnya perubahan zaman, Pramuka dituntut tetap hadir sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda—ruang untuk berkarya, berkreasi, berinteraksi, sekaligus membangun karakter.


Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” pun kembali diteguhkan. Bukan sekadar slogan, tetapi komitmen agar setiap kegiatan kepramukaan melahirkan karya dan pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat.


Penulis: Rasid Ahmad














Peserta Jamnas XII Jelajahi Ibu Kota, Edukasi Wisata sejarah

 


 

Kwardariau.or.id, Jakarta — Sebagai rangkaian kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, ribuan peserta Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia mengikuti agenda kunjungan edukasi wisata ke sejumlah ikon sejarah ibu kota, sekaligus kegiatan tabur bunga di laut, Selasa 18/8/26.

 

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan Anggota Pramuka Penggalang yang sudah memiliki jadwal rotasi kegiatan dari masing-masing wilayah perkemahannya.


"Pantauan humas dilapangan saat komunikasi bersama panitia, kegiatan wisata tersebut sudah terjadwal setiap harinya,  menurutnya kegiatan bukan bagian dari hiburan semata aja tetapi menjadi bagian penting dari program Jamnas XII yang tidak hanya menekankan keterampilan kepramukaan, tetapi juga mempererat wawasan kebangsaan dan cinta terhadap kekayaan alam serta sejarah bangsa".tuturnya.


Rombongan diberangkatkan 3 gelombang, pertama menuju Tanjung Priok Jakarta Selatan Tabur Bunga, menuju kawasan Monumen Nasional (Monas), jantung ibu kota dan simbol kemerdekaan Indonesia dan ketiga menuju Wisata Bahari.


Saat Tim Humas mengikuti rute ke Monas, para peserta mengikuti pemaparan sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa, makna setiap bagian monumen, serta nilai-nilai perjuangan para pendahulu yang telah memerdekakan negara.

 

Peserta berputar mengelilingi Monas serta diberi kesempatan untuk naik keatas Tugu Monas. Banyak peserta yang mengaku baru pertama kali mengunjungi Monas, "Saya sangat bangga bisa berdiri di sini, mengetahui sejarah perjuangan pahlawan membuat saya semakin mencintai negara Indonesia," ungkap salah satu peserta.


Setelah mengikuti selama 2 jam, peserta mengikuti rute selanjutnya menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kawasan yang merefleksikan keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat seluruh provinsi di Indonesia. Di sana, para peserta tidak hanya berwisata, tetapi juga mengikuti sesi edukasi tentang persatuan dalam keberagaman, mengenal rumah adat, pakaian tradisional, serta kesenian dari berbagai daerah.

 

"Saat kita berdialog bersama Kakak Pembina, dan peserta Pramuka Penggalang dapat melihat langsung betapa kaya dan indahnya negeri ini, sekaligus menyadari bahwa perbedaan adalah kekuatan untuk bersatu," ujar salah satu Bindam.


Suasana terlihat hangat saat peserta saling berbagi cerita dan pengalaman dari daerah asal masing-masing, mempererat persaudaraan sesama Anggota Pramuka dari Sabang sampai Merauke.


Kami bersama rombongan Pinkon, saat berjalan bertemu dengan rombongan Kontingen dari Riau yaitu Kontingen Kwartir Cabang Kuansing, Rokan Hulu dan Indragiri Hulu, kami mengajak menyempatkan diri melihat dan berkunjung menuju Rumah Adat Provinsi Riau.


 Penulis: Humaskwarda









Pesona Riau Memikat, Ketua Kwarnas Sambangi Anjungan Kwarda Riau di Jamnas XII Tahun 2026

 

Kunjungan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Drs. H. Budi Waseso, didampingi Sekretaris Jenderal Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P., beserta jajaran Wakil Ketua Kwarnas ke anjungan Riau pada Jumat malam (14/8/2026) di Lapangan Utama Buperta Cibubur


Kwardariau.or.id, Cibubur — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan jajaran pimpinan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka ke Anjungan Kwartir Daerah (Kwarda) Riau dalam rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka Penggalang XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jumat malam (14/8/2026).


Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Drs. H. Budi Waseso, didampingi Sekretaris Jenderal Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P., serta Wakil Ketua Kwarnas Irjen Pol. (Purn.) Drs. Wahyu Adi, S.H., M.Si.


Kedatangan para pimpinan Kwarnas disambut hangat jajaran Kwarda Riau. Mereka berkesempatan melihat langsung berbagai sajian yang ditampilkan di anjungan, mulai dari kekayaan budaya, potensi daerah, sejarah Riau hingga beragam produk unggulan dan makanan khas yang dipamerkan.


Kunjungan tersebut menjadi momen istimewa bagi Kontingen Riau. Selain mempererat silaturahmi antara Kwarnas dan Kwarda Riau, kehadiran pimpinan nasional juga menjadi bentuk perhatian terhadap kreativitas daerah dalam memperkenalkan identitas dan potensi Riau di tengah perhelatan nasional.


Anjungan Kwarda Riau tampil tidak sekadar sebagai ruang pamer, tetapi menjadi etalase yang memperkenalkan Riau melalui perpaduan budaya, kreativitas, sejarah dan potensi ekonomi masyarakat.


Momentum tersebut semakin bermakna karena Jamnas XII tahun 2026 menjadi ruang perjumpaan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia untuk membangun persaudaraan, kemandirian, keterampilan dan wawasan kebangsaan.


Pewarta: Ina Pergiyati

Editor: Rasid Ahmad





Cibubur Bergema, Lima Penjuru Riau Tiba Membawa Semangat Jamnas XII

 


Kwardariau.or.id, Jakarta Timur - Cibubur hari ini tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai penjuru Nusantara. Bagi Riau, Selasa (11/8/2026) menjadi momentum dimulainya sebuah perjalanan besar.


Satu demi satu, peserta Kontingen Daerah Riau mulai tiba di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.


Lima daerah telah menjejakkan langkah di bumi perkemahan nasional tersebut, yakni Indragiri Hilir (Inhil), Kota Pekanbaru, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kuantan Singingi (Kuansing).

Mereka datang dari penjuru yang berbeda, membawa karakter, tradisi, dan cerita daerah masing-masing. Namun setibanya di Cibubur, semua perbedaan itu berpadu dalam satu identitas: Kontingen Riau 


Dari Indragiri Hilir, hadir semangat anak-anak pesisir dengan kekayaan tradisi dan kehidupan masyarakat yang lekat dengan sungai dan perkebunan kelapa. Dari Pekanbaru, hadir generasi muda dari jantung Provinsi Riau yang membawa energi, kreativitas, dan semangat kota yang terus berkembang.


Kepulauan Meranti datang membawa warna Melayu kepulauan, tradisi pesisir, serta kekayaan budaya yang tumbuh di antara pulau-pulau. Bengkalis menghadirkan identitas negeri pesisir yang berada di gerbang Selat Melaka, sementara Kuantan Singingi membawa semangat budaya yang kuat, termasuk denyut tradisi pacu jalur yang telah menjadi salah satu ikon budaya Riau.


Sementara itu, kontingen Riau dari daerah lainnya masih dalam perjalanan menuju Buperta Cibubur. Kedatangan secara bertahap ini menambah semangat kebersamaan kontingen, hingga seluruh unsur Kontingen Daerah Riau nantinya berkumpul dan bersama-sama mengikuti rangkaian Jamnas XII 2026.


Jamnas XII bukan hanya tentang perlombaan atau kegiatan di perkemahan. Ini adalah ruang besar untuk belajar hidup bersama, mengenal keberagaman Indonesia, membangun persaudaraan, mengasah keterampilan, dan menumbuhkan kemandirian.


Karena itu, setiap langkah peserta Riau di Cibubur akan menjadi bagian dari cerita mereka—cerita tentang persahabatan yang mungkin dimulai dari sebuah tenda, sebuah salam, sebuah permainan, atau percakapan sederhana dengan Pramuka dari provinsi lain.


RIAU BERSATU, RIAU BERBUDAYA, RIAU BERKARYA, RIAU UNTUK INDONESIA.


Pewarta : Ina Pergiyati

Editor: Febriko














Ketua Kwarda Riau Beri Arahan Kontingen Jelang Jambore Nasional XII Tahun 2026

 

Upacara pelepasan perwakilan Kontingen Daerah Riau mengikuti Jamnas XII Tahun 2026 di Halaman Depan Balai Serindit Komplek Kediaman Gubernur Riau, Senin (10/8/2026).

Kwardariau.or.id, Pekanbaru  – Kontingen Daerah Riau secara resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13 s.d. 20 Agustus 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (10/8/2026).


Pelepasan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Ir. H. S.F. Haryanto, MT yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau Drs. H. Irwan, M.Si. bersama jajaran pengurus Kwarda Riau. Hadir pula Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Riau, Helfandi, SE., M.Si.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Riau Drs. H. Irwan, M.Si. memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh anggota kontingen yang akan membawa nama Provinsi Riau pada ajang nasional tersebut. Dalam arahannya, Kak Irwan mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik Riau, menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka, serta menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun dan semangat persaudaraan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII.


Ia juga berpesan agar Jambore Nasional tidak hanya dijadikan sebagai ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman, memperluas persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta belajar dari Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.


“Bawalah nama baik Riau. Tunjukkan bahwa Pramuka Riau memiliki karakter, disiplin, berbudaya, mampu berkarya dan siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” demikian pesan Ketua Kwarda Riau kepada kontingen.


Jambore Nasional XII Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia untuk berkumpul, belajar, berkegiatan dan mempererat persaudaraan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.


Kontingen Daerah Riau pada Jamnas XII berjumlah 498 orang, yang terdiri dari peserta dan pendamping dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.


Sementara itu, dalam sambutan Plt. Gubernur Riau selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Riau yang dibacakan Kepala Dispora Riau Yurnalis Basri, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Kwarda, Kwartir Cabang, pembina, pendamping, panitia, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan keberangkatan Kontingen Daerah Riau.


Apresiasi khusus juga disampaikan kepada BRI (Bank Rakyat Indonesia) yang turut memberikan dukungan dan kontribusi sebagai sponsor dalam mendukung keberangkatan dan keikutsertaan Kontingen Daerah Riau pada Jambore Nasional XII Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi dan kepedulian dunia usaha dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya melalui Gerakan Pramuka.


Dukungan BRI diharapkan semakin memperkuat semangat para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII dengan penuh motivasi, disiplin dan tanggung jawab, sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan dunia usaha dalam membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri dan siap berkontribusi bagi bangsa.


Dengan semangat “Riau Berbudaya, Bersatu, Berkarya untuk Indonesia”, Kontingen Daerah Riau diharapkan mampu membawa semangat daerah, menunjukkan karakter Pramuka Riau, serta mengukir prestasi dan pengalaman berharga selama mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.


Penulis : Ina Pergi yati

Editor: Rasyid Ahmad