BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Pramuka Pekanbaru Turun ke Jalan, Bagikan Masker di Tengah Kepungan Kabut Asap

 

Kwarcab Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan Pramuka Menolong dalam rangka Bulan Bakti Pramuka dan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Bundaran Tugu Zapin, jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.


Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Ketika kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Gerakan Pramuka tak memilih diam. Di tengah masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, Pramuka hadir membawa kepedulian sederhana namun penting yakni masker dan imbauan untuk menjaga kesehatan.


Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru melalui Bidang Abdimasgana dan Lingkungan Hidup (LH) bersama Satgas Pramuka Peduli melaksanakan aksi Pramuka Menolong sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti Pramuka dan peringatan Hari Pramuka ke-65.


Aksi sosial tersebut digelar di kawasan Bundaran Tugu Zapin, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (29/8/2026).


Para anggota Pramuka turun langsung ke jalan membagikan masker kepada masyarakat yang melintas. Tak sekadar membagikan masker, mereka juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Wakil Ketua Kwarcab Pekanbaru Bidang Abdimasgana dan LH, Kak Zarman Candra, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian Pramuka terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kabut asap.


“Berdasarkan arahan Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru Kak Hj. Sulastri A., S.Sos., M.H., kami mengimbau kepada warga Kota Pekanbaru untuk tidak membakar lahan dan membakar sampah agar kita terhindar dari kebakaran lahan. Diimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru, saat ini kita dilanda kabut asap, tetap memakai masker untuk menjaga kesehatan kita,” kata Zarman.


Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah dalam kondisi udara yang kurang baik.


Zarman menyebut aksi pembagian masker tersebut melibatkan jajaran Kwarcab Pekanbaru, di antaranya Sekretaris Kwarcab Kak Irwan Yuliadi, Wakil Ketua Kwarcab Pekanbaru Bidang Organisasi dan Hukum Kak Ismed Ainuni, Ketua Kwarran Sail Kak Anismar, serta para kakak dan adik Pramuka.


“Hari ini kita membagikan masker kepada masyarakat. Kami bersama Sekretaris Kwarcab Kak Irwan Yuliadi, Kak Ismed dan kakak-kakak serta adik-adik membagikan masker tepat di seputaran Tugu Zapin Jalan Jenderal Sudirman,” ujarnya.


Ia berharap aksi tersebut dapat membantu mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan kabut asap, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.


“Mudah-mudahan dengan aksi peduli kami hari ini bisa mengurangi dampak kesehatan akibat kabut asap. Dalam melaksanakan aktivitas di luar rumah, masyarakat diimbau memakai masker,” imbaunya.


Sekretaris Kwarcab Kota Pekanbaru, Kak Irwan Yuliadi, menambahkan bahwa kegiatan Pramuka Menolong tersebut merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial Kwarcab Pekanbaru selama Bulan Bakti Pramuka.


Menurutnya, aksi berbagi masker kali ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya Pramuka menyalurkan bantuan kepada warga yang berisiko stunting di Kecamatan Senapelan.


“Hari ini Pramuka Menolong dengan berbagi masker kepada warga yang terkena kabut asap. Ini merupakan kegiatan yang kedua, di mana kemarin kita juga berbagi kepada warga berisiko stunting di Kecamatan Senapelan,” kata Irwan.


Rangkaian Bulan Bakti Pramuka sendiri terus dilaksanakan hingga 31 Agustus 2026. Kondisi kabut asap menjadi perhatian tersendiri karena dampaknya mulai merambah berbagai aktivitas masyarakat, termasuk dunia pendidikan yang turut menerapkan pembelajaran secara daring.


Irwan berharap kondisi tersebut segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.


“Mudah-mudahan kita berdoa semoga kabut asap ini segera berakhir dan berlalu dan kita bisa beraktivitas seperti semula,” harapnya.


Bagi Kwarcab Pekanbaru, turun langsung ke tengah masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial. Kehadiran anggota Pramuka dalam situasi seperti ini merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Satya dan Darma Pramuka.


“Pramuka hadir di tengah masyarakat, Pramuka hadir untuk saling membantu dan ini merupakan wujud implementasi Satya dan Darma Pramuka,” pungkas Irwan.


Di tengah kabut asap yang mengganggu jarak pandang dan aktivitas warga, aksi Pramuka tersebut menjadi pesan sederhana yakni kepedulian tidak harus menunggu keadaan menjadi besar. Kadang, membantu sesama dimulai dari selembar masker yang diberikan kepada orang yang membutuhkan.


Penulis: Rasid Ahmad















NEXT »