BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Kwarda Riau Mantapkan Peran Pramuka Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

 


Kwardariau.or.id, Pekanbaru — Dua pimpinan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau menjadi narasumber dalam Dialog Riau Menyapa RRI Pro1 Pekanbaru, Kamis (20/8/2026).


Dialog tersebut mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan pembahasan mengenai peran Gerakan Pramuka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Riau, Kak Priyo Anggoro, mengatakan tema tersebut menjadi momentum untuk kembali menyegarkan semangat Gerakan Pramuka dalam mengambil bagian dari berbagai upaya pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada beras.


“Tema ini mengaktualisasi dan merefresh kembali semangat-semangat yang dulu memang sudah terbangun di dalam Gerakan Pramuka, bagaimana Gerakan Pramuka menjadi agen dan bagian dari upaya-upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya dalam pencapaian swasembada beras,” ujar Kak Priyo.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk terlibat dalam berbagai gerakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.


Salah satunya melalui wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup yang secara rutin mendorong kegiatan di berbagai gugus depan dengan mengedepankan isu-isu ramah lingkungan.


“Kita juga punya wadah Pramuka Peduli Lingkungan Hidup. Setiap tahun kita melakukan upaya-upaya di gugus depan yang mengedepankan isu ramah lingkungan,” katanya.


Kak Priyo menilai berbagai upaya yang dilakukan Gerakan Pramuka secara organisasi sudah cukup luas. Namun, penguatan kemitraan dengan berbagai pihak menjadi hal penting agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih besar.


“Yang perlu sebenarnya bagaimana kita membangun kemitraan dengan pihak-pihak lain, karena kita tidak terlepas dari dukungan-dukungan pihak lain,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarda Riau, Kak Anshari Kadir, menekankan pentingnya memasukkan materi ketahanan pangan dalam berbagai pelatihan dan kursus kepramukaan.


Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar anggota Pramuka memiliki pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan tantangan pembangunan, termasuk dalam bidang pangan.


“Dalam pelatihan atau kursus perlu kita sisipkan materi ketahanan pangan,” kata Kak Anshari.


Ia menambahkan, upaya membangun ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh Gerakan Pramuka sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak agar gerakan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Dan ini tidak hanya Pramuka saja, perlu sinergi yang kuat dengan pihak-pihak lain,” ujarnya.


Dialog Riau Menyapa tersebut menjadi ruang untuk memperkuat gagasan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional.


Melalui penguatan pendidikan, kegiatan berbasis lingkungan, pembekalan ketahanan pangan, serta kolaborasi lintas sektor, Kwarda Riau mendorong agar semangat kepramukaan terus diaktualisasikan dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Penulis: Kak Rasid Ahmad






NEXT »